Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dengan tegas tidak mengizinkan lembaga pendidikan menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka selama pandemi Covid-19. Jika ada yang melanggar, maka akan berhadapan dengan sanksi.
Pelaksana tugas Bupati Cianjur, Herman Suherman, menegaskan dibatalkannya KBM tatap muka berdasarkan hasil kesepakatan Forkopimda dan semua pihak berkompeten. Hal itu mengingat kasus penyebaran Covid- 19 di Kabupaten Cianjur trennya cenderung meningkat.
"Untuk saat ini kami belum merekomendasikan dilaksanakannya belajar tatap muka. Tapi kita akan evaluasi, apakah ke depan memungkinkan digelar (tatap muka) atau masih dilakukan secara daring," jelas Herman, Minggu (17/1).
Ia mengingatkan pengelola lembaga pendidikan patuh terhadap kebijakan tersebut. Kalaupun nanti ada yang kedapatan bersikukuh melaksanakan belajar tatap muka, pemerintah daerah siap memberikan sanksi.
"Sanksi terberatnya bisa saja dicabut izinnya untuk sekolah swasta. Kalau untuk sekolah negeri, kepala sekolah dan gurunya kita berikan teguran keras," tegasnya.
Herman tak memungkiri, saat ini risiko penyebaran Covid-19 di Kabupaten Cianjur berada pada zona kuning atau rendah. Tapi bukan berarti tidak ada pembatasan aktivitas mengingat jumlah kasus Covid-19 pada kenyataannya terus bertambah.
"Awalnya memang akan dilaksanakan tahun ini. Tapi dari hasil rapat koordinasi dengan Forkopimda dan para kepala sekolah, akhirnya kita sepakati belajar tatap muka ditunda sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan," jelas Herman.
Hingga Minggu (17/1), jumlah pasien konfirmasi Covid-19 di Cianjur mencapai 1.755 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 966 orang sudah selesai isolasi atau dinyatakan sembuh, 716 orang masih dalam proses, dan 18 orang meninggal dunia. Sedangkan 55 orang lainnya diketahui beralamat di luar Cianjur.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur, Himan Haris, mengatakan dengan berbagai pertimbangan, rencana pembelajaran tatap muka di Kabupaten Cianjur disepakati ditunda. Penundaannya tidak bisa diketahui sampai kapan. (R-1)
Cek jadwal imsakiyah Jawa Barat Rabu 18 Februari 2026: Imsak pukul 04.30 WIB, Subuh 04.40 WIB, Magrib 18.15 WIB. Persiapkan sahur dan buka puasa dengan tepat.
Kementerian Pertanian menargetkan distribusi 4 juta dosis vaksin PMK secara nasional sepanjang 2026.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
DUA pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, diamuk massa setelah ketahuan mencuri sepeda motor.
SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya, Jawa Barat, berhasil menangkap pelaku berinisial W, warga Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Pengelola PKBM harus berjuang mencetak SDM yang berdaya saing. Langkah itu sejalan dengan semangat meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari sektor pendidikan.
HARGA sejumlah komoditas pangan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merangkak naik mendekati Ramadan 1447 Hijriah.
Ramp check kendaraan angkutan umum dan barang dipusatkan di kawasan Terminal Pasirhayam, Selasa (10/2). Tim juga melakukan tes urine serta memeriksa kondisi kesehatan para pengemudi.
Pajak dan retribusi daerah merupakan salah satu instrumen yang berkontribusi besar terhadap pembangunan daerah.
Kerja sama itu diharapkan bisa menangani masalah sampah sekaligus menghasilkan energi listrik.
KUOTA haji tahun ini di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berkurang dratis jika dibandingkan dengan sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved