Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 10 pejabat publik di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mendapat giliran kedua disuntik vaksin covid-19, yang dipusatkan di Rumah Sakit SK Lerik, Jumat (15/1).
Sesuai laporan Dinas Kesehatan Kota Kupang, seluruh pejabat yang namanya diajukan untuk disuntik vaksin, seluruhnya lolos. "Ada 10 orang, untuk tenaga kesehatan mulai Senin (19/1)," kata Sri Wahyuningsih dari Dinas Kesehatan Kota Kupang.
Berbeda dengan vaksinasi covid-19 untuk di jajaran Pemprov Nusa Tenggara Timur yang digelar Kamis (14/1), hanya tujuh yang lolos mendapatkan vaksinasi covid-19, sedangkan enam pejabat lainnya tidak diberi vaksin karena hasil pengukuran tekanan darah di atas 140/90.
Sepuluh pejabat yang disuntik vaksin di Kota Kupang yakni Asisten I Agus Ririmase, Asisten II Yanuar Dally, Ketua Pengadilan Tinggi Johnson Mira Mangngi, Kapolres Kupang Kota Ajun Komisaris Besar Satrya Perdana Panuntung, Kasdim Kupang Letkol Inf Sugeng Prihatin, Kepala BNN NTT Isnaeni Ujiarto, Sekretaris Dinkes Kota Kupang Rudy Priyono, Kabag Prokoler dan Komunikasi, Ernest Ludji, Ketua Karang Taruna Stanley Boymau, dokter Jessie Julian Mila Meha, dan dokter Joanita AM Anny Tukan.
Saat kegiatan vaksinasi di Kota Kupang, Kapolres Kupang Kota Ajun Komisaris Besar Satrya Perdana Panuntung sempai tiga kali melakukan pengukuran suhu sebelum akhirnya disebutkan memenuhi syarat untuk disuntik vaksin.
Untuk kegiatan vaksinasi terhadap tenaga kesehatan Senin pekan depan akan diberikan kepada sekitar 2.000 orang. Menurutnya, kegaitan vaksinasi tahap kedua di Kota Kupang akan digelar di puskesmas dan rumah sakit. (OL-13)
Baca Juga: Rekor, Sehari 189 Kasus Positif Covid-19 di Cilacap
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved