Selasa 12 Januari 2021, 14:50 WIB

26 Warga masih Hilang Pascalongsor Cihanjuang

Ferdian Ananda Majni | Nusantara
26 Warga masih Hilang Pascalongsor Cihanjuang

ANTARA/Raisan Al Farisi
Anggota Basarnas, TNI/Polri, dan relawan mencari korban bencana tanah longsor di Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (12/1).

 

SEBANYAK 26 warga Cihanjuang masih dinyatakan hilang akibat tanah longsor pada Sabtu (9/1). Tim gabungan masih melakukan evakuasi korban di lokasi bencana hingga kini.

Tim gabungan yang dipimpin oleh Basarnas telah mengevakuasi 13 warga yang tertimbun longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Data ini diperoleh Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB pada Senin (11/1), pukul 23.53 WIB.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati mengatakan dampak korban luka-luka tercatat warga luka berat 3 orang, luka ringan 26, dan hilang 26. "Sedangkan warga terdampak, mereka mengungsi secara tersebar di rumah penduduk," kata Raditya dalam keterangan tertulis Selasa (12/1).

Kerugian materiil, BPBD Kabupaten Sumedang menginformasikan rumah rusak berat 14 unit dan tempat ibadah 11 unit. Dampak tersebut disebabkan oleh tanah longsor yang terjadi pada pukul 16.00 WIB dan disusul longsoran berikutnya pada pukul 19.00 WIB. "Longsor pertama dipicu oleh intensitas hujan tinggi dan struktur tanah labil," sebutnya.

Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Tanah Longsor menginformasikan proses evakuasi terkendala cuaca hujan di sekitar lokasi bencana. Hujan yang turun sangat berpengaruh pada kondisi tanah sehingga tim gabungan dengan cermat untuk memantau gerakan tanah.

Proses evakuasi sempat dihentikan sementara karena kondisi hujan. Di samping itu, jalur evakuasi melalui mobil ambulans terkendala dengak akses jalan sempit dan pergerakan orang.

Pemerintah Kabupaten Sumedang telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir dan longsor pada 9-29 Januari 2021. Penetapan status ini dikeluarkan melalui SK Bupati Nomor 21 Tahun 2021 tentang penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Kecamatan Cimanggung dan Kecamatan Jatinagor, Kabupaten Sumedang.

Dalam merespons kondisi darurat, BNPB memberikan bantuan logistik berupa masker dan makanan siap saji. Selain bantuan logistik, BNPB juga menyerahkan bantuan dana siap pakai (DSP) pada Minggu (10/1). Kepala BNPB Doni Monardo menyerahkan kepada Bupati Sumedang bantuan DSP sebesar Rp1 miliar. (OL-14)

Baca Juga

Medcom.id

Kasus Covid-19 di Klaten Kembali Bertambah

👤Djoko Sardjono 🕔Rabu 27 Januari 2021, 07:21 WIB
Kasus covid-19 di Klaten, Jawa Tengah, Selasa (26/1), bertambah 87 orang terkonfirmasi...
MI/Istimewa

Kantor Gubernur Malut Disemprot Disinfektan

👤Hijrah Ibrahim 🕔Rabu 27 Januari 2021, 07:18 WIB
Peyemprotan disinfektan tersebut juga karena beberapa waktu lalu belasan pegawai Pemprov di Bappeda Malut terkonfirmasi positif...
ANTARA FOTO/Didik Suhartono

5.400 Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Banyuwangi

👤Usman Afandi 🕔Rabu 27 Januari 2021, 06:45 WIB
Sebanyak 5.400 dosis vaksin covid-19 Sinovac tiba di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (26/1) sekitar pukul 18:00 Wib....

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya