Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
JEMBATAN penghubung dua Provinsi Jawa Tengah-Jawa Timur di Desa Medalem, Kecamatan Kradenan, Blora dan Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho, Bojonegoro rampung dibangun dan akan diresmikan pada awal Januari 2021 mendatang.
Jembatan yang panjangnya 220 meter tersebut menyerap anggaran Rp97,632 miliar berasal dari APBD Bojonegoro Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp90 miliar dan APBD Blora tahun 2020 Rp8,2 miliar.
Sebelum jembatan itu dibangun masyarakat kerap melalukan perjalanan memutar sepanjang 30 kilometer. Bahkan, masyarakat di Blora Selatan (Kradenan, Randublatung, Kedungtuban, Jati) dan warga di Bojonegoro (Ngraho, Margimulyo, Tembakrejo) untuk berhubungan antar daerah terangga teesebut lebih banyak ditempuh dengan menggunakan perahu atau rakit menyeberangi Sungai Bengawan Solo.
‘’Semula peresmian jembatan dilakukan hari ini, tetapi dengan berbagai alasan maka peresmian dilaksanakan pada awal Januari 2021 mendatang,’’ kata Kepala Bidang Bina Marga 2 Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Blora Nidhamudin Al Huda.
Baca juga : Selama 2020, Lima Terdakwa Korupsi Divonis Bebas di Sulsel
Infornasi diperoleh dari Wakil Bupati Blora Arief Rohman, lanjut Nidhamudin, ditundanya peresmian tersebut karena masih menunggu jadwal Mensesneg, sehingga diharapkan warga kedua daerah di dua provinsi dapat lebih bersabar beberapa hari.
‘’Info dari Pemkab Bojonegoro akan diresmikan pada Jumat (1/1) atau Sabtu (2/1),’’ imbuhnya.
Secara terpisah Wakil Bupati Blora Arief Rohman mengatakan rasa bersyukur karena jembatan tersebut telah selesai dibangun, sehingga warga kedua daerah yang selama ini kesulitan berhubungan karena harus menyeberangi Sungai Bengawan Solo dengan arus cukup deras dan membahayakan sekarang ini lebih mudah.
‘’Dengan selesai pembangunan itu, maka pembangunan kedua daerah terutama di Blora Selatan yamg selama ini terisolasi dapat lebih cepat,’’ ujar AriefRohman. (OL-2)
BNPB menyebur memasuki awal Maret, bencana hidrometeorologi masih mendominasi di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Jawa Timur (Jatim).
Kantor Kemenag Jatim menggelar Rukyatul Hilal awal Ramadan 2026 menjelang sidang isbat awal puasa yang digelar Selasa (17/2), bertepatan dengan 29 Sya’ban 1447 H di 21 titik lokasi di Jawa Timur
Pada 2025, Jawa Timur mencatatkan skor kinerja pelayanan publik terbaik nasional dengan angka 4,75 dari skala 5.
KPK juga terus meminta media untuk memberitakan kasus korupsi, agar pejabat takut apabila ingin memakan uang rakyat.
Gubernur Khofifah menegaskan bahwa angka ini merupakan hasil kesepakatan bersama yang mempertimbangkan berbagai indikator ekonomi makro.
Keberkahan Jawa Timur akan terwujud apabila seluruh masyarakat dapat menjalankan ajaran agama dan kepercayaannya masing-masing dengan sebaik-baiknya.
Ratusan jembatan itu dibangun untuk membantu masyarakat di daerah terdampak bencana dan wilayah-wilayah yang membutuhkan akses penghubung.
Seorang jenderal bintang empat memimpin langsung pembangunan jembatan, baik yang berukuran besar maupun jembatan kecil yang berada di desa-desa.
Untuk membangun jembatan permanen yang representatif, diperlukan anggaran mencapai Rp80 miliar. Sementara itu, kemampuan APBD Kabupaten Lampung Timur hanya Rp18,99 miliar.
Jembatan yang putus menghubungkan Dusun Mempiu Desa Cerucuk dengan Dusun Air Mungkui Desa Bulu Tumbang.
Hingga kini, akses tersebut belum dapat digunakan, sehingga warga setempat membuat jembatan darurat dari bambu untuk pejalan kaki dan sepeda motor.
Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya mengatakan progres kinerja Satuan Tugas (Satgas) Jembatan pada Presiden Prabowo Subianto.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved