Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA pelaku pariwisata di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) diingatkan supaya tetap memerhatikan protokol kesehatan sehingga tidak sampai muncul klaster Tahun Baru.
"Seluruh hotel, restoran dan tempat wisata lainnya untuk tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Jangan sampai mengabaikan protokol kesehatan," ujar anggota Komisi II DPRD NTB H Lalu Hadrian Irfani Senin (28/12).
Di sisi lain dia berharap kepada wisatawan yang berkunjung ke Lombok mematuhi dan menaati protokol kesehatan yang diterapkan di destinasi- destinasi wisata.
"Insya Allah Lombok aman untuk dikunjungj. Mari kita sama-sama menerapkan protokol kesehatan untuk kebaikan kita semua," ajak Hadrian.
Menurutnya, berwisata ke Lombok, NTB, termasuk Tahun Baru memang selama ini kerap menjadi pilihan wisatawan.
"Di Lombok banyak destinasi yang menarik dikunjungi apalagi berwisata menyambut Tahun Baru," tuturnya.
Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) NTB ini, tetap mewanti-wanti para pengelola tempat wisata agar tetap memperketat protokol kesehatan sebagai langkah antisipasi jangan sampai muncul klaster tahun baru.
Menurut dia, di tengah kondisi pandemi sekarang ini sektor pariwisata cukup terpukul. Karena itu dibutuhkan kreativitas yang dapat memberikan daya ungkit. Salah satu yang bisa menggairahkan adalah sport tourism merupakan salah satu event yang memungkin digarapan pelaku pariwisata Lombok karena potensi alam yang mendukung.
"Pemda harus kreatif. Tidak hanya destinasi alam, pantai juga disesuaikan dengan kondisi saat ini," ucapnya.
baca juga: Gubernur Bali Beri Sinyal Positif soal Penerimaan Turis Asing
Dia mengatakan, jika sport tourism digarap maka praktis dapat lebih menggairahkan upaya membangkitkan kembali pariwisata Lombok. Hanya saja tetap harus memerhatikan protokol kesehatan (prokes).
"Jadi berwisata sekaligus olahraga dan ini dapat meningkatkan imunitas," kata Hadrian (OL-3)
Prestasi ini sekaligus memperpanjang rekor kemenangan Bali yang tidak terputus sejak pertama kali penghargaan Readers' Choice Awards DestinAsian diselenggarakan.
KBRI Warsawa bekerja sama dengan ASITA menghadirkan 21 pelaku industri (sellers) asal Indonesia, mulai dari operator tur hingga perwakilan hotel dari destinasi unggulan.
Kunjungan wisatawan NTT naik 30%! Palapa Ring Timur untuk dukung konektivitas Kupang-Waingapu-Bali.
Gubernur Bali Wayan Koster ungkap dampak konflik Timur Tengah. Kunjungan wisman turun 800 orang/hari & 35 penerbangan di Bandara Ngurah Rai batal. Cek detailnya.
Sekretaris Jenderal United Nations (UN) Tourism Shaikha Al Nuwais menegaskan korelasi erat antara pariwisata dengan perdamaian.
Bima Arya mendorong pematangan konsep Green Island Nusa Penida yang harus terintegrasi dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) agar pembangunan berjalan terstruktur dan berkelanjutan.
BMKG memprediksi musim kemarau di NTB mulai April 2026 akan lebih kering dari biasanya. Simak wilayah terdampak dan imbauan resminya di sini.
Cek jadwal Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 di NTB. BMKG ungkap alasan fenomena 'Blood Moon' malam ini sangat fotogenik meski ada kendala cuaca berawan.
BMKG NTB laporkan posisi hilal Selasa (17/2) masih di bawah ufuk -1,26 derajat. Cek prediksi ketinggian hilal esok hari untuk penentuan awal Ramadhan.
Penerbangan Super Air Jet IU 721 rute Lombok–Surabaya tertunda hampir 5 jam. Penumpang di Bandara Lombok protes dan tuntut kompensasi.
Hasil analisis BMKG memperlihatkan kemunculan gelombang frekuensi rendah dan gelombang ekuatorial Rossby yang aktif di sekitar wilayah NTB
Amran menegaskan, kunci swasembada bawang putih terletak pada keberanian menetapkan target luas tanam yang memadai dan konsistensi kerja di lapangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved