Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (PLN UIWRKR) akan melayani kebutuhan listrik Pertamina EP Lirik Field. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) pelanggan tegangan menengah dengan layanan premium platinum dan layanan fasilitas ekstra.
SPJBTL ditandatangani langsung oleh Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Rengat Beny Indra Praja dan Pertamina EP Lirik Field Manager Kurniawan Triyo Widodo di ruang rapat kantor PLN UP3 Rengat, Selasa (22/12).
Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) yang sebelumnya telah ditandatangani oleh Direktur Pengolahan Pertamina Budi Santoso Syarif bersama dengan Direktur Perencanaan Korporat PLN Syofvi Felienty Roekman di Kantor Pusat PLN di Jakarta pada 2 Agustus 2018.
Layanan yang diberikan kepada Pertamina EP Asset 1 Lirik Field adalah layanan premium platinum ditambah dengan peralatan fasilitas ekstra yang merupakan layanan dengan mutu dan keandalan terjamin karena tanpa padam dan tanpa kedip. Kepastian penyambungan pun sesuai dengan Service Level Agreement (SLA) yang lebih baik dari layanan reguler.
"Layanan ini ditujukan kepada pelanggan yang membutuhkan suplai listrik dengan kualitas tinggi untuk mendukung operasional peralatan listrik yang tidak boleh padam atau kedip," ungkap General Manager PLN UIWRKR, Dispriansyah di Pekanbaru, Selasa (22/12).
Hal ini didukung oleh pelayanan PLN menggunakan sistem Diesel Rotary Uninterruptible Power Supply (DRUPS) sehingga suplai listrik Pertamina EP Lirik Field akan dipasok penuh oleh PLN tanpa padam dan kedip.
"Sistem ini merupakan catu daya pengganti dengan mekanisme penyimpanan energi secara kinetik dan dihubungkan dengan mesin diesel secara mekanikal menggunakan kopling mekanis yang bekerja untuk memproteksi gangguan tegangan seperti kedip tegangan, padam dan gangguan tegangan lainnya. Sehingga dapat memberikan catu daya berkualitas untuk menjamin keberlangsungan operasional produksi," ujar Dispriansyah.
Penandatanganan SPTJBL dengan total daya sebesar 13,8 MVA ini sejalan dengan visi dan misi PLN untuk menjadikan tenaga listrik sebagai pendorong kegiatan ekonomi dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, khususnya di Riau.
VP Production PT Pertamina EP Adi Saputra menjelaskan PT Pertamina EP merupakan anak perusahaan PT Pertamina (Persero) di bidang hulu migas sekaligus Kontraktor Kontrak Kerja Sama di bawah SKK Migas mempunyai tugas mencari sumber energi berupa minyak dan gas untuk mendukung ketahanan energi nasional. Pertamina EP Asset 1 Lirik Field mempercayai PLN UIWRKR UP3 Rengat untuk memasok Daya listrik.
"Tujuannya untuk mendukung kehandalan kegiatan operasional perusahaan serta diyakini mempunyai nilai keekonomian yang lebih efisien sehingga dapat memberikan nilai tambah berupa penghematan biaya," terang Adi.
baca juga: Proyek Kereta Cepat Pacu Pengembangan Properti Baru
Pertamina EP Asset 1 General Manager Ani Surakhman juga mengungkapkan dengan adanya sinergi ini maka dapat memberikan manfaat bagi kedua pihak,
"Kami mengapresiasi PLN dalam penyediaan kebutuhan energi listrik yang kami perlukan. Semoga dengan suplai listrik yang nantinya dipasok penuh dari PLN dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi di perusahaan kami," jelas Ani.(OL-3)
PLN telah menyediakan 4.769 unit stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang tersebar di 3.078 titik di seluruh Indonesia.
Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, PLN memastikan kesiapan pasokan listrik di berbagai objek vital.
Proyek yang menyasar Pulau Gili Labak dan Pulau Pagerungan Kecil ini menjadi solusi nyata atas tantangan geografis dalam pemenuhan energi di daerah terpencil.
ULP Siantar Kota melayani sistem kelistrikan dan pelayanan pelanggan seputaran Kota Pematangsiantar dan sebagian wilayah Kabupaten Simalungun.
Fokus utamanya adalah penambahan kapasitas pembangkit listrik hingga 100 gigawatt, di mana 75% di antaranya ditargetkan berasal dari Energi Baru Terbarukan (EBT).
Menjelang 12 hari memasuki Bulan Suci ramadan 1457 H, kondisi warga penyintas banjir besar di Aceh Tengah masih sangat memprihatinkan.
Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Pekanbaru dituding menjadi pemicu utama meningkatnya kerawanan kebakaran di area lahan gambut dan semak belukar.
BMKG deteksi 113 titik panas di Riau per 18 Maret 2026. Bengkalis dan Dumai mendominasi. Simak update pemadaman karhutla oleh tim gabungan BPBD di sini.
BALAI Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama aparat terkait dan masyarakat berhasil mengamankan seekor anak Harimau Sumatra (Panthera Tigris Sumatrae).
REGU pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik api di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
Dari sekitar 1.100 ekor di seluruh Sumatra, diperkirakan hanya tersisa 216 ekor di Riau.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved