Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH melakukan pembantaian terhadap 4 warga di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Ali Kalora dan kelompoknya diduga masih bersembunyi di hutan dan pegunungan Poso. Upaya perburuan yang dilakukan aparat keamanan belum membuahkan hasil.
Anggota Komisi III DPR RI, Ahmad M Ali meminta aparat keamanan di Sulawesi Tengah, segera menangkap hidup atau mati kelompok sipil bersenjata Mujahindin Indonesia Timur (MIT) itu.
"Operasi perburuan harus terus diintensifkan, sehingga ruang gerak dari kelompok yang terafialiasi dengan Islamic State of Iraq and Suriah (ISIS) itu bisa dibatasi. "Kalau ruang gerak mereka terbatas, aparat keamanan bisa segera menangkap mereka," terangnya di Palu, Selasa (15/12).
Menurut Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem itu, aksi yang selama ini
digencarkan MIT adalah aksi yang sangat keji. Terlebih aksi yang belum
lama ini dilakukan di Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Sigi.
"Itu adalah kejahatan kemanusian yang menjadi musuh kita semua. Oleh
karena itu, mereka (pelaku) harus dituntaskan," tegasnya.
Ahmad mendorong, agar aparat keamanan khususnya kepolisian untuk
melakukan tindakan tegas terhadap kelompok yang kerap melakukan
kejahatan dan menakuti masyarakat dengan aksi teror. "Tindakan tegas harus dilakukan. Apa lagi kepada kelompok-kelompok teror yang mengatasnamakan agama tertentu. Mereka semua itu harus ditumpas
dari bumi Sulteng, secara keseluruhan," ungkapnya.
Mantan Ketua DPW Partai NasDem Sulteng itu berharap peristiwa yang
terjadi di Lembantongoa tidak lagi terulang lagi di wilayah mana pun di
Sulteng, maupun di Indonesia. Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah untuk segera menuntaskan kelompok MIT yang hingga kini masih bergerilya di hutan dan pegunungan Poso, Parigi Moutong, hingga Sigi.
"Aparat keamanan tidak boleh kendor dan jangan pernah puas dengan
pencapaian selama ini. Kami di komisi III mendorong agar aparat keamanan menyelesaikan MIT dan menumpas siapa pun yang terlibat dalam kelompok teror di Indonesia," tandas Ahmad. (N-2)
Pakistan puncaki Global Terrorism Index 2026 dengan 1.139 kematian pada 2025. Kelompok TTP jadi aktor paling mematikan di tengah tren penurunan terorisme global.
Ali Larijani peringatkan adanya plot serangan ala 9/11 oleh sisa jaringan Epstein untuk memfitnah Iran. Teheran tegaskan siap balas serangan AS dan Israel.
Persoalan terorisme merupakan kejahatan sipil yang harus ditangani polisi yang tunduk pada hukum sipil.
Kepolisian Norwegia menangkap tiga pria terkait ledakan bom di Kedubes AS, Oslo. Penyelidikan mendalami keterlibatan aktor negara asing pasca-kematian Ali Khamenei.
Konsulat AS di Toronto ditembaki orang tak dikenal. Polisi Kanada menyelidiki keterkaitan dengan konflik Timur Tengah dan dugaan adanya "sel tidur".
Dua pemuda asal Pennsylvania ditangkap setelah melempar bom rakitan (IED) berisi paku dan baut saat protes di New York. Tersangka mengaku terinspirasi ISIS.
GUBERNUR Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, terus memperketat pengawasan terhadap tenaga kerja asing (TKA), khususnya di kawasan industri strategis seperti Morowali.
KANTOR Imigrasi kelas I TPI Palu bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Buol dan Konsulat Filipina untuk menangani 15 warga negara Filipina yang terdampar di perairan Buol, Sulawesi Tengah.
Gubernur menargetkan Desa Nupabomba sebagai pilot project.
Pada pelaksanaannya, program ini menetapkan tujuh daerah sebagai prioritas pembangunan.
Brimob tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial
Operasi timpora juga digelar di Kecamatan Kulawi, Sigi, untuk mengantisipasi aktivitas pembangunan PLTA.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved