Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN terus menerus sejak empat hari terakhir telah merendamkan tiga kabupaten di Provinsi Aceh. Sebelumnya banjir merendam Kabupaten Aceh Tenggara, kini meluas ke Kabupaten Aceh Utara dan Aceh Timur, Minggu (6/12).Di Aceh Utara terdapat 22 kecamatan dari 27 kecamatan terendam banjir. Jalan lintas Medan-Banda Aceh di Kabupaten Aceh Utara tepatnya di Kecamatan Lhoksukon terendam banjir dengan 30-50 centimeter di atas ruas jalan. Hanya kendaraan berbadan besar dan tinggi yang bisa melintasinya.
Kondisi banjir paling parah adalah di Kecamatan Matangkuli, Pirak Timu, Cot Girek, Paya Bakong, Lhok Sukon, Tanah Luas dan Kecamatan Nibong. Belasan ribu warga di lokasi banjir Aceh Utara itu harus meninggalkan rumah untuk mengungsi ke Meunasah (balai desa), Tanggul Irigasi, gedung sekolah, menupang ke rumah famili dan mebangun tenda darurat di atas badan jalan.
"Tidak mungkin bertahan di rumah, ketinggian air di pekarangan mencapai 2,5 meter" kata Marwan tokoh masyarakat Kecamatan Matangkuli.
Sedangkan banjir di Aceh Timur, BPBD setempat melaporkan 14.556 rumah tersebar di 176 desa dalam 17 kecamatan terendam banjir, dan satu rumah milik Rahma Tina hanyut. Ketinggian air mulai 30-120centimeter dari lantai rumah.
baca juga: Bantuan Terus Mengalir
"Untuk total jumlah pengungsi saat ini 6.409 jiwa atau 1.708 kepala keluarga (KK) di sejumlah kecamatan seperti Madat, Darul Aman, Idi Rayeuk, Pereulak Barat, Nurussalam, Ranto Pereulak, Indra Makmur, Sungai Raya dan Pereulak Timur," kata Kepala BPBD Aceh Timur Ashadi.
Komandan Distrik Militer (Kodim) 0104/Aceh Timur mendirikan dapur umum untuk menyiapkan makanan bagi pengungsi korban banjir di daerah itu. (Ant/OL-3)
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan masih ada siswa korban bencana banjir Aceh yang belajar di tenda pengungsian.
BENCANA banjir dan 18 titik longsor melanda Kabupaten Jepara, sebanyak 1.445 keluarga ( 3.522 jiwa) warga Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara terisolasi akibat terputusnya akses jalan.
mitigasi bencana tidak dapat hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga harus menyentuh perubahan perilaku serta penguatan kesiapan mental masyarakat
ANCAMAN besar korban penyintas bencana di Aceh bukan hanya rumah yang digulung gelombang banjir bandang pada 24-27 November 2025 lalu.
Fokus pembersihan oleh aktivis 98 di Aceh Utara menyasar pada pekarangan Masjid Assa'adah, Meunasah (balai desa), serta akses lorong desa.
Tidak ada lagi seragam sekolah yang tersisa di Jamat. Siswa mengenakan pakaian warna-warni seadanya hasil pemberian donatur.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November lalu meninggalkan dampak serius bagi petani, pekebun, dan petambak.
Keterisolasian ini memaksa harga durian di tingkat petani terjun bebas. Durian ukuran sedang yang biasanya dihargai Rp8.000 per buah, kini hanya bernilai Rp2.500 per buah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved