Rabu 02 Desember 2020, 21:55 WIB

Sumsel-Jatim Teken MoU Kerja Sama Misi Dagang dan Investasi

Dwi Apriani | Nusantara
Sumsel-Jatim Teken MoU Kerja Sama Misi Dagang dan Investasi

MI/Dwi Apriani
Pemprov Sumsel dan Jatim menandatangani MoU kerja sama perdagangan antar daerah.

 

PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan dan Jawa Timur (Jatim) melangsungkan Memorandum of Understanding (MOU) Kerjasama Pembangunan Daerah di kedua provinsi tersebut.

Misi Dagang dan Investasi Akselerasi Perdagangan Jawa Timur dan Sumsel tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Provinsi Sumsel Herman Deru dan
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Palembang, Rabu (2/12).

Dalam kesempatan ini pula dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama Disperindag Prov. Jatim dengan Disperindag Prov. Sumsel tentang Kerjasama Perindustrian, Perjanjian Kerjasama Antara Pemprov Jatim dan Pemprov Sumsel tentang Kerjasama Perdagangan, Perjanjian Kerjasama antara Pemprov Jatim dengan Pemprov Sumsel tentang Pemberdayaan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (KUKM).

Selanjutnya, penandatangan Perjanjian Kerjasama antara Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Jatim dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sumsel tentang Penanaman Modal, Perjanjian Kerjasama antara Jamkrida Jatim dan Jamkrida Sumsel tentang Penjaminan Bersama atas Produk Penjaminan.

Gubernur Provinsi Sumsel, Herman Deru mengatakan, Sumsel memiliki luas wilayah seluas 91.000 Km persegi. Dimana dalam pengelolaan sumber daya alamnya dan komoditasnya dibutuhkan kerjasama.

Oleh sebab itu, menurutnya dengan telah dilakukannya MoU kerjasama Misi Dagang dan Investasi Akselerasi Perdagangan Jawa Timur dan Sumsel menjadi angin segar bagi seluruh masyarakat Provinsi Sumsel.

"Yang jelas ini kabar gembira bagi seluruh petani, pedagang, dan peternak dengan kedatangan Pemprov Jawa Timur kesini karena kalau sudah bicara pertanian, tidak hanya dengan pengolahannya yang baik tapi sudah pasti ilmu yang baik juga," tuturnya.

Herman Deru menuturkan, telah berlangsung pula MoU kerjasama antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sumsel dan OPD Pemprov Jatim yang dibimbing langsung oleh Gubernur Provinsi Jatim.

"Kita akan mempererat hubungan ini agar dapat tukar menukar komoditas yang paling penting, bahkan tadi beberapa pemimpin perbankan dari kita dan Jatim sudah datang. Jadi bisa juga transaksinya masalah financial dan lain sebagainya, tadi masalah lahan investasi dikawal oleh Gubernur Jatim saya
harap masyarakat provinsi Sumsel menindak lanjuti," tambahnya.

Sementara Khofifah berharap, misi dagang yang dibangun bisa mendorong perdagangan dari masing-masing provinsi dengan keunggulan dan potensi yang dimiliki. Caranya, dengan saling mempertemukan trader dan buyer yang belum tahu potensi masing-masing provinsi.

Selain itu, lanjutnya, diharapkan bisa memberikan daya ungkit dan pembangkit untuk membangun pertumbuhan ekonomi lebih produktif diantara kedua provinsi. "Tentu misi dagang ini sebagai pemantik saja. Kita berharap setelah kegiatan ini, transaksi dan interaksi antar pelaku usaha bisa terus terjalin," terang Khofifah.

Termasuk juga bisa dilakukan dalam berbagai format. Seperti vocational training, managerial skill dari sektor pertanian, peternakan, serta format
UMKM. Selain itu, kerjasama lainnya bisa dilakukan dengan meningkatkan sapi perah dan sapi daging. Apalagi di Jatim terdapat Balai Besar Inseminasi
Buatan (BBIB).

Bagi Jatim sendiri, lanjut Khofifah, hal yang memungkinkan untuk membangun akses lebih awal di sektor pertanian dan peternakan. Termasuk diseminasi ke provinsi lain harus segera dilakukan. Agar swasembada daging dan susu bisa dipercepat.

"Jadi masing-masing kita bisa menemukan apa yang menjadi keunggulan dan andalan Sumsel dan Jatim. Kita saling melakukan sinergi, kolaborasi saling
melengkapi," pungkasnya. (OL-13)

Baca Juga

MI/Akhmad Safuan

KPU Rembang Belum Bisa Tetapkan Paslon Terpilih

👤Akhnad Safuan 🕔Jumat 22 Januari 2021, 07:39 WIB
Masih bersengketa di Mahkamah KonstitusI (MK), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang belum bisa menggelar penetapan paslon...
ANTARA FOTO/Bayu Pratama S

1385 Sekolah di Kalsel Rusak Akibat Banjir

👤Denny Susanto 🕔Jumat 22 Januari 2021, 07:19 WIB
Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kalimantan Selatan mencatat banjir besar di 11 kabupaten/kota di Kalsel mengakibatkan  1.385...
ANTARA/Bayu Pratama S

Transportasi Trans Kalimantan Belum Pulih

👤Denny Susanto 🕔Jumat 22 Januari 2021, 07:06 WIB
Akses transportasi penghubung antar kabupaten dan lintas provinsi di Kalsel belum sepenuhnya pulih, menyebabkan harga kebutuhan pokok terus...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya