Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) kembali menggelar misi penjualan Pasar Nusantara. Kali ini, misi penjualan dilakukan di Basko Grand Mall, Padang, Sumatra Barat (Sumbar), pada14-15 November 2020.
Sejumlah pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Padang dan sekitarnya, ambil bagian dalam kegiatan ini.
Pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif Padang yang memeriahkan misi penjualan Pasar Nusantara di antaranya Tridaya Pesona Wisata, Randang Aina, Ghina Holiday, Bravo Tour, Diva Ikhlas Tour, Batik Tanah Liek, Amanah Triwania Wisata, dan lainnya.
Misi penjualan juga menghadirkan kesenian khas Sumbar yang ditampilkan Sanggar Minang Galanggang.
Koordinator Pemasaran Area 2 Regional 1 Kemenparekraf, Nailis Sa'adah, mengatakan ada sejumlah agen perjalanan (TA) dan operator tur (TO), serta usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang terlibat dalam kegiatan ini.
"Misi penjualan Pasar Nusantara di Padang ini adalah bagian dari rangkaian kegiatan yang dilaksanakan Kemenparekraf. Selain Padang, kita juga menggelar kegiatan di Malang, Jogja, Bandung, Batam, dan juga Medan," katanya.
Nailis menambahkan, misi penjualan Pasar Nusantara akan menggeliatkan kembali perekonomian sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
"Oleh karena itu, kita melibatkan TA/TO juga pelaku UMKM. Karena kegiatan ini akan menggeliatkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," ujarnya.
Nailis menambahkan, masyarakat Padang tidak perlu khawatir untuk berwisata serta mengunjungi destinasi pariwisata.
"Di misi penjualan Pasar Nusantara ini kita akan bantu. Masyarakat Padang jika ingin berwisata, silakan kunjungi stan-stan yang ada yang ikut kegiatan ini. Ada sejumlah TA/TO yang akan melayani dan memfasilitasi perjalanan kita," ujarnya.
Menurutnya, Sumbar memiliki banyak potensi pariwisata, termasuk juga wisata kuliner.
"Tidak perlu khawatir untuk berwisata. Tapi jangan lupa menerapkan protokol kesehatan. Karena lewat kegiatan ini kita ingin meghidupkan pariwisata Indonesia, salah satunya di Sumbar. Sehingga, ada perputaran ekonomi," ujarnya.
Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I, Kemenparekraf, Vinsensius Jemadu, mengatakan misi penjualan Pasar Nusantara akan membuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menggeliat.
"Kita akan bangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif agar bisa beriringan. Dua sektor ini akan seiring sejalan saat kondisi kembali pulih," katanya. (RO/OL-09)
Seluruh tenant UMKM bersama penyelenggara memastikan kualitas serta higienitas makanan dan minuman melalui pengawasan berkala.
Ia kini sukses membesarkan Reihani Tenun Batik Batak Melayu sebagai salah satu ikon UMKM di Sumatra Utara.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyapa 850 Bunda Ojol dan 455 jemaah di Islamic Center Surabaya jelang Ramadhan 1447 H, serahkan bantuan Baznas dan paket sembako.
KOMITMEN mendukung pembangunan yang dimulai dari desa guna mendorong pemerataan ekonomi dan mempercepat pengentasan kemiskinan terus dilakukan PT Bank Rakyat Indonesia.
IKATAN Alumni SMAN 37 Jakarta (IKA SMAN 37) membentuk divisi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam struktur organisasinya.
Ketua Koperasi TC Invest Iqbal Alan Abdullah memaparkan UMKM saat ini masih mengalami kesulitan akses pendanaan terjangkau karena persoalan administrasi, jaminan, dan manajerial.
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumbar masih berjalan melalui kerja tim terpadu lintas sektor.
PEMERINTAH pusat telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat (Sumbar), untuk kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved