Sabtu 14 November 2020, 17:49 WIB

Pasar Nusantara Bangkitkan Agen Perjalanan, Operator Tur, dan UMKM

mediaindonesia.com | Nusantara
Pasar Nusantara Bangkitkan Agen Perjalanan, Operator Tur, dan UMKM

Ist
Pasar Nusantara yang digelar di Basko Grand Mall, Padang, Sumbar, bisa membangkitkan agen perjalanan, operator tur, dan UMKM.

 

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) kembali menggelar misi penjualan Pasar Nusantara. Kali ini, misi penjualan dilakukan di Basko Grand Mall, Padang, Sumatra Barat (Sumbar), pada14-15 November 2020.

Sejumlah pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Padang dan sekitarnya, ambil bagian dalam kegiatan ini.

Pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif Padang yang memeriahkan misi penjualan Pasar Nusantara di antaranya Tridaya Pesona Wisata, Randang Aina, Ghina Holiday, Bravo Tour, Diva Ikhlas Tour, Batik Tanah Liek, Amanah Triwania Wisata, dan lainnya. 

Misi penjualan juga menghadirkan kesenian khas Sumbar yang ditampilkan Sanggar Minang Galanggang.

Koordinator Pemasaran Area 2 Regional 1 Kemenparekraf, Nailis Sa'adah, mengatakan ada sejumlah agen perjalanan (TA) dan operator tur (TO), serta usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang terlibat dalam kegiatan ini.

"Misi penjualan Pasar Nusantara di Padang ini adalah bagian dari rangkaian kegiatan yang dilaksanakan Kemenparekraf. Selain Padang, kita juga menggelar kegiatan di Malang, Jogja, Bandung, Batam, dan juga Medan," katanya.

Nailis menambahkan, misi penjualan Pasar Nusantara akan menggeliatkan kembali perekonomian sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Oleh karena itu, kita melibatkan TA/TO juga pelaku UMKM. Karena kegiatan ini akan menggeliatkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," ujarnya.

Nailis menambahkan, masyarakat Padang tidak perlu khawatir untuk berwisata serta mengunjungi destinasi pariwisata.

"Di misi penjualan Pasar Nusantara ini kita akan bantu. Masyarakat Padang jika ingin berwisata, silakan kunjungi stan-stan yang ada yang ikut kegiatan ini. Ada sejumlah TA/TO yang akan melayani dan memfasilitasi perjalanan kita," ujarnya.

Menurutnya, Sumbar memiliki banyak potensi pariwisata, termasuk juga wisata kuliner.

"Tidak perlu khawatir untuk berwisata. Tapi jangan lupa menerapkan protokol kesehatan. Karena lewat kegiatan ini kita ingin meghidupkan pariwisata Indonesia, salah satunya di Sumbar. Sehingga, ada perputaran ekonomi," ujarnya.

Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I, Kemenparekraf, Vinsensius Jemadu, mengatakan misi penjualan Pasar Nusantara akan membuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menggeliat.

"Kita akan bangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif agar bisa beriringan. Dua sektor ini akan seiring sejalan saat kondisi kembali pulih," katanya. (RO/OL-09)

Baca Juga

MI/Akhmad Safuan

KPU Rembang Belum Bisa Tetapkan Paslon Terpilih

👤Akhnad Safuan 🕔Jumat 22 Januari 2021, 07:39 WIB
Masih bersengketa di Mahkamah KonstitusI (MK), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang belum bisa menggelar penetapan paslon...
ANTARA FOTO/Bayu Pratama S

1385 Sekolah di Kalsel Rusak Akibat Banjir

👤Denny Susanto 🕔Jumat 22 Januari 2021, 07:19 WIB
Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kalimantan Selatan mencatat banjir besar di 11 kabupaten/kota di Kalsel mengakibatkan  1.385...
ANTARA/Bayu Pratama S

Transportasi Trans Kalimantan Belum Pulih

👤Denny Susanto 🕔Jumat 22 Januari 2021, 07:06 WIB
Akses transportasi penghubung antar kabupaten dan lintas provinsi di Kalsel belum sepenuhnya pulih, menyebabkan harga kebutuhan pokok terus...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya