Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
GELOMBANG tinggi kembali melanda Laut Jawa mengakibatkan ribuan nelayan di pantura Jawa Tengah tiarap alias berhentu melaut. Akibat dihantam gelombang tinggi, lima kapal nelayan jenis Cukrik sedang bersandar di Dermaga Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupayen Pati tenggelam.
Pemantauan Media Indonesia Kamis (12/11), ribuan nelayan di pantura Jawa Tengah memilih tidak melaut dengan menyandarkan kapal di beberapa dermaga pelabuhan perikanan seperti Warudoyong Pemalang, Wonokerto dan Pelabuhan Petijanan Nusantara (Pekalongan), Klidang Lor dan Gringsing (Batang), Gempoksewu san Bandengan (Kendal), Moro (Demak), Kartini (Jepara), Banyutowo dan Juwana (Pati), serta Gusikagung dan Sarang (Rembang). Nalayan yang memilih berhenti melaut merupakana nelayan yang menggunakan kapal ukuran sedang di bawah 5 grosston.
"Sudah beberapa hari ini terjadi gelombang tinggi, selain juga terjadi hujan dan badai di laut, sehingfa kami memilih berhenti untuk keselamatan," kata Anjas, 45, nelayan di Wonokerto, Kabupaten Pekalongan.
Pada Kamis (12/11), hantaman gelombang tinggi yang mencapai tiga meter mengakibatkan lima kapal jenus cukrik yang bersandar di Pelabuhan Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupayen Pati tenggelam.
Tidak hanya gangguan pada aktivitas nelayan, gelombang tinggi ini juga mengakibatkan beberapa pelayaran seperti penyeberangan Jepara-Karimunjawa (Kabupaten Jepara) terhenti sementara, termasuk pelayaran kapal layar motor (KLM) pengangkut barang jenis phinisi rute Semarang-Kalimantan juga menghentikan pelayaran. (R-1)
BMKG Palembang peringatkan potensi gelombang tinggi hingga 2,5 meter di perairan Sumsel & Banyuasin pada 18-21 Februari 2026. Simak risiko pelayarannya.
BMKG peringatkan gelombang tinggi 1,25–2,5 meter di perairan Sumatera Utara 18–20 Feb 2026. Nelayan diminta waspada terhadap keselamatan pelayaran.
BMKG Batam imbau masyarakat Kepri waspada gelombang tinggi 17 Februari 2026 saat Gerhana Matahari Cincin. Hujan ringan juga diprediksi terjadi.
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter disertai hujan badai juga masih berlangsung di perairan utara dan selatan Jawa Tengah pada Kamis (5/2) hingga cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
POTENSI cuaca ekstrem merata di 33 daerah di Jawa Tengah, Rabu (4/2). Gelombang tinggi hingga 2,5 meter dan air laut pasang (rob) masih berlangsung di perairan.
SEORANG nelayan Petaling Kabupaten Bangka diterkam buaya saat memancing ikan di sungai Limbung, Selasa (10/2) malam. Korban ditemukan menyangkut di jaring ikan, Rabu (11/2) pagi.
Pemkab Indramayu mengalokasikan pembayaran premi asuransi untuk 1.000 nelayan.
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
Kecurigaan nelayan muncul ketika RMM menolak memberikan uang panjar untuk pembelian bahan bakar kapal dengan alasan pembayaran akan dilakukan setelah kegiatan memancing selesai.
Kondisi tersebut menyebabkan kapal yang baru kembali melaut harus menunggu hingga delapan jam hanya untuk menurunkan hasil tangkapan.
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto menyoroti kondisi overkapasitas kapal di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved