Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
GELOMBANG tinggi kembali melanda Laut Jawa mengakibatkan ribuan nelayan di pantura Jawa Tengah tiarap alias berhentu melaut. Akibat dihantam gelombang tinggi, lima kapal nelayan jenis Cukrik sedang bersandar di Dermaga Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupayen Pati tenggelam.
Pemantauan Media Indonesia Kamis (12/11), ribuan nelayan di pantura Jawa Tengah memilih tidak melaut dengan menyandarkan kapal di beberapa dermaga pelabuhan perikanan seperti Warudoyong Pemalang, Wonokerto dan Pelabuhan Petijanan Nusantara (Pekalongan), Klidang Lor dan Gringsing (Batang), Gempoksewu san Bandengan (Kendal), Moro (Demak), Kartini (Jepara), Banyutowo dan Juwana (Pati), serta Gusikagung dan Sarang (Rembang). Nalayan yang memilih berhenti melaut merupakana nelayan yang menggunakan kapal ukuran sedang di bawah 5 grosston.
"Sudah beberapa hari ini terjadi gelombang tinggi, selain juga terjadi hujan dan badai di laut, sehingfa kami memilih berhenti untuk keselamatan," kata Anjas, 45, nelayan di Wonokerto, Kabupaten Pekalongan.
Pada Kamis (12/11), hantaman gelombang tinggi yang mencapai tiga meter mengakibatkan lima kapal jenus cukrik yang bersandar di Pelabuhan Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupayen Pati tenggelam.
Tidak hanya gangguan pada aktivitas nelayan, gelombang tinggi ini juga mengakibatkan beberapa pelayaran seperti penyeberangan Jepara-Karimunjawa (Kabupaten Jepara) terhenti sementara, termasuk pelayaran kapal layar motor (KLM) pengangkut barang jenis phinisi rute Semarang-Kalimantan juga menghentikan pelayaran. (R-1)
BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang laut tinggi hingga 4 meter disertai angin kencang dan hujan, sehingga sebagian besar nelayan memilih tidak melaut demi keselamatan.
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran.
Tinggi gelombang antara 1,25-2,5 meter (sedang) berpeluang terjadi di perairan Laut Sulawesi, perairan utara Sulawesi Utara, dan perairan Kabupaten Minahasa Utara.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
BMKG: gelombang tinggi disertai hujan badai masih berlangsung di perairan utara Jawa Tengah hingga Minggu (18/1) ini.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Pemkot Semarang mengalokasikan anggaran sekitar Rp87 juta dari pengalihan beberapa kegiatan di Dinas Perikanan untuk mendukung program tersebut.
Angin kencang yang bertiup saat ini kecepatan naik dua kali lipat dibandingkan kondisi normal. Jika memaksakan diri untuk melaut bisa mengancam keselamatan mereka.
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, menegaskan bahwa kemandirian pangan nasional tidak akan tercapai maksimal tanpa melibatkan potensi maritim secara progresif.
Nelayan setempat sudah tidak melaut sejak dua minggu terakhir akibat cuaca buruk.
Ribuan kapal dan perahu nelayan di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah masih bertahan sandar di sejumlah pelabuhan perikanan dan muara sungai akibat gelombang tinggi dan badai.
Nelayan yang ingin melaut diimbau untuk waspada dan selalu mencari informasi terkait cuaca.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved