Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBUNUHAN secara sadis dan mengerikan dengan cara menebas leher hingga putus terjadi Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Perbuatan keji tersebut tepatnya berada di Wairmitak, Desa Nebe, Kecamatan Talibura, Jumat (6/11).
Korban bernama Fransiskus Meru, 60, warga Ojang, Desa Nebe, Kecamatan Talibura. Pelakunya bernama Urbanus Useng, 49, dengan menggunakan parang.
Usai membunuh, pelaku yang juga merupakan keluarga korban itu langsung menyerahkan diri ke Pol Sub Sektor Nebe, Polres Sikka. Ia membawa barang bukti berupa sebilah parang miliknya.
Menurut pelaku, ia sudah berencana membunuh korban. Sekitar pukul 07.00 Wita, pelaku membawa sebilah parang menuju ke kebun milik korban. Saat itu korban sedang memberi makan babinya. Terjadilah pembunuhan itu.
Setelah melakukan perbuatan itu, dirinya langsung kembali ke rumahnya yang berjarak sekitar dua kilometer. "Sampai di rumah, saya mencuci tangan dan mengganti pakaian. Saya langsung pergi menyerahkan diri ke polisi dengan membawa barang bukti parang," papar dia.
Ketika ditanya motif pembunuhan itu, pelaku mengaku sudah lama merencanakan pembunuhan terhadap korban. "Korban merebut tanah pusaka milik saya. Saya dendam sudah lama dengan korban sehingga saya merencanakan pembunuhan tersebut," tandasnya.
Tim Identifikasi Polres Sikka yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Sikka Iptu Aga Septian didampingi Kapolsek Waigete, Ipda Razes P Manurung, langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Selanjutnya, pelaku langsung di bawah ke Polsek Waigete.
Kapolsek Waigete, Ipda Razes P Manurung, pada kesempatan itu juga mengimbau kepada keluarga korban agar masalah tersebut diserahkan kepada pihak Polres Sikka untuk memprosesnya secara hukum.
"Keluarga tidak boleh melakukan tindakan di luar tindakan hukum. Keluarga harus menjaga kamtibmas di sekitar Desa Nebe. Serahkan masalah ini kepada polisi," ungkap Kapolsek Waigete itu. (OL-14)
Tanah longsor terjadi pada Kamis (22/1) sore akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak pagi hari.
Sebuah pertikaian keluarga berujung pada tewasnya seorang pria berusia 55 tahun, berinisial MG di Rumah Adat Gendang Palit. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga keponakan.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
PULUHAN siswa Sekolah Dasar Inpres (SDI) di Pilau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), harus menempuh proses belajar di gedung yang rusak parah.
Dunia usaha di Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan optimisme kuat memasuki awal 2026, seiring meningkatnya investasi dan membaiknya aktivitas ekonomi pada akhir 2025.
BMKG tetapkan status SIAGA hujan ekstrem di NTT dan hujan sangat lebat di Jawa pada 19 Januari 2026 akibat Siklon Nokaen dan dua bibit siklon.
Momentum kebangkitan Putri di awal tahun ini bertepatan dengan apresiasi yang diterimanya dari instansi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Yusril menegaskan isu-isu teknis seperti mutasi, promosi, dan pendidikan akan tetap menjadi ranah internal kepolisian dan tidak seluruhnya dimuat dalam laporan kepada Presiden.
Dalam penanganan ini, kepolisian bekerja secara paralel mengumpulkan data antemortem (data fisik korban sebelum meninggal) dan post-mortem (data fisik dari jenazah).
KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka babak baru dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) dengan merekrut 101 atlet SEA Games.
Peristiwa bermula sekitar pukul 18.20 WIB saat kondisi bus cukup padat. Korban yang sedang berdiri awalnya tidak menyadari adanya tindakan pelecehan.
Dalam gelar perkara itu, hasil yang ditemukan dari kandungan yang disita saat peristiwa dilakukan persesuaian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved