Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR merendam Kecamatan Simpang Kanan dan Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh, sejak Selasa (3/11) dini hari. Akibatnya ratusan rumah terendam dan aktivitas warga terhenti.
Di Kecamatan Simpang Kanan, banjir luapan sungai Cinendang itu merendam kawasan Desa Ujung Rimus, Silatong, Lae Rimah, Tanjung Mas dan Desa Cibubukan. Sedangkan di Kecamatan Gunung Meriah banjir menggenangi Desa Cingkam. Ketinggian air bekisar 70 cm hingga 1 meter. Itu sebabnya warga tidak bisa beraktivitas dan harus bertahan di rumah panggung karena wilayah yang mereka tinggali rawan banjir.
baca juga: Lebih Tenang setelah BPBD Hadir
Banjir juga sempat menggenangi badan jalan Nasional Singkil-Kota Subulussalam, tepatnya di lintasan Desa Silatong, Kecamatan Simpang Kanan. Karena itu arus lalulintas dari dan kedua arah sempat terganggu pada Rabu kemarin. Pusdalop Penanganan Bencana BPBD Kabupaten Aceh Singkil, Rosiana mengatakan banjir yang merendam 6 desa itu, disebabkan luapan Sungai Cinendang.
"Kami mendata jumlah korban banjir dan menangani warga yang harus mengungsi. Belum ada data final berapa jumlah warga yang harus mengungsi sementara," kata Rosiana, Kamis (5/11). (OL-3)
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
Harga daging sapi dan kerbau di sejumlah wilayah di Aceh, seperti Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dan Aceh Selatan, tembus Rp200 ribu per kilogram.
Presiden Prabowo Subianto menyoroti dugaan kelompok politik yang memanfaatkan bencana untuk membangun ketidakpercayaan terhadap pemerintah.
Menjelang 12 hari memasuki Bulan Suci ramadan 1457 H, kondisi warga penyintas banjir besar di Aceh Tengah masih sangat memprihatinkan.
Ini merupakan bentuk kepedulian USK terhadap mahasiswa terdampak sekaligus upaya meringankan beban ekonomi mereka.
Mahasiswa diingatkan agar sebaik mungkin menghindari hal-hal yang merugikan.
Untuk menutupi kebutuhan pupuk tanaman padi, mereka harus beralih ke pupuk nonsubsidi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved