Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH staf Sekretariat Bawaslu Ngada mengikuti bimbingan teknis peliputan dan penulisan berita dari jurnalis Pos Kupang, Flores Pos, dan Media Indonesia/Metro TV di kantor Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (23/10). Para peserta terlihat antusias mengikuti penjelasan teknik peliputan berita dari cara mengambil gambar, membuat narasi, lead berita, serta isi berita.
Selain itu, para peserta diajarkan mengambil angle berita pada suatu peristiwa atau kegiatan dan membuat kerangka tulisan agar tercapai tujuan yang mau disampaikan kepada pembaca. Jurnalis Pos Kupang, Gordi Donofan, memberikan materi berupa rencana peliputan dan pengambilan sudut pandang berita sesuai dengan nilai berita sehingga bisa menghasilkan berita yang baik.
Kunci sukses dalam peliputan yaitu cara kita menggali informasi sekreatif mungkin sehingga menghasilkan karya jurnalistik yang bermutu.
Gordi juga menambahkan bahwa sangat penting bagi pembuat berita untuk lebih banyak membaca dan terus berlatih sehingga punya wawasan pengetahuan yang luas agar di lapangan mudah untuk menentukan sudut pandang berita.
"Kalau terus menerus membaca, kita punya wawasan luas. Dengan begitu, mudah menentukan angle berita dari informasi yang kita dapat. Tak lupa harus terus berlatih juga terus menulis agar lebih efektif dan efisien ketika bekerja di lapangan," jelasnya kepada para peserta. Jurnalis Flores Pos, Wim De Rosari, menerangkan teknik pembuatan berita yang cepat dengan mengandalkan aplikasi Voice Note.
Anggota Komisioner Bawaslu Ngada, Timoteus E Keli Sebo SIP mengatakan kegiatan tersebut sangat perlu dilaksanakan karena pentingnya peran media serta menunjang peran Kehumasan Bawaslu Ngada.
"Tidak sangka belajar di dunia lain. Waktu kita sangat singkat sekali," ujarnya. Ia mengharapkan setelah pelatihan minimal ada pemahaman baru dan mengenal dunia jurnalistik.
"Harapan kami teman-teman bisa serius mengikuti kegiatan ini. Hasilnya membuat lembaga kita lebih kuat dan kita harus menggandeng media massa melalui kerja-kerja kehumasan," ujarnya.
Ia mengatakan penting sekali pemberitaan tentang kinerja Bawaslu. Selama ini memang belum banyak terkait peran dan fungsi kelembagaan.
"Hari ini menjadi sejarah dan kita belajar tentang dunia lain. Kita harus mampu mempublikasikan kerja-kerja kita supaya masyarakat tahu tentang kita," ujarnya. (RO/OL-14)
POLITIK uang atau money politics di Indonesia telah menjadi masalah sistemis yang merusak kualitas demokrasi dan mengancam integritas pemilu.
Tanpa perubahan mendasar, parlemen berpotensi semakin dikuasai kelompok bermodal besar.
Taufan menyoroti persoalan ambang batas parlemen yang menurutnya menjadi isu penting dan membutuhkan kajian panjang serta komprehensif agar dapat ditentukan metode yang paling tepat.
Perludem menilai efisiensi anggaran seharusnya ditempuh melalui digitalisasi pemilu, penyederhanaan tahapan, serta rasionalisasi badan ad hoc.
MENYIKAPI wacana kembalinya Pilkada ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Selatan segera menyusun langkah antisipasi.
Bantuan ini merupakan kelanjutan dari komitmen Bawaslu sebagai institusi negara yang turut hadir merespons bencana alam di Sumut, di luar fungsi utamanya sebagai lembaga pengawas pemilu.
Laporan terbaru Indeks Keselamatan Jurnalis (IKJ) 2025 mengungkapkan penurunan skor menjadi 59,5%, turun sekitar 0,9 hingga 1 poin dibandingkan tahun sebelumnya.
JURNALIS Metro TV di Bulukumba, Ifa Musdalifah, harus berhadapan dengan ancaman digital usai menjalankan tugasnya meliput demonstrasi di Kantor DPRD Bulukumba, Rabu (4/2).
KETUA Dewan Pers Komaruddin Hidayat menegaskan peran pers sebagai cermin yang memantulkan realitas yang terjadi di pemerintah maupun masyarakat.
Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, menegaskan bahwa sinergi antarlembaga merupakan kunci utama agar setiap kasus yang menimpa insan pers dapat diselesaikan secara berkeadilan.
Lilik bercerita, tulisannya mengangkat cerita perjalanan panjang energi. Mulai dari minyak mentah sampai menjadi produk BBM yang ramah lingkungan dan produk gas
WAKIL Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo, mengatakan, peningkatan kompetensi jurnalis menjadi hal krusial di tengah gempuran teknologi kecerdasan artifisial (AI).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved