Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMAJUAN teknologi patut di gunakan dalam peningkatan keamanan masyarakat melalui pengunaan perangkat lunak. Perkembangan ini di sesuaikan dengan persiapan kota tujuan destinasi wisata super premium di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), NTT.
Untuk mendukung pariwisata super premium, Kepolisian Resort (Polres) Mabar akan memasang 2.000 kamera pengawas atau Closed Circuit television (CCTV) pada tahun 2021 di Labuan Bajo.
Langkah ini untuk mendukung program pengamanan berbasis Information technology (IT) Electronic Securing Integrated System (ESIS) di kota wisata super premium demi keamanan bersama.
Kapolres Mabar, AKBP Bambang Hari Wibowo, Rabu (7/10) menjelaskan proyek keamanan berbasis teknologi ini akan diterapkan tahun depan (2021). Keamanan destinasi premium berbasis sistem Information technology (IT) dengan nama program ESIS .
"Ribuan CCTV akan dipasang pada sejumlah titik di Labuan Bajo untuk memantau seluruh aktivitas masyarakat dan wisatawan yang mengunjungi Labuan Bajo sehingga orang orang merasa nyaman dari keseharian," tegas Bambang.
Bambang menyebut pengamanan berbasis IT itu, nantinya bertujuan untuk menekan angka kriminal di Labuan Bajo. Serta memberi rasa nyaman bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Labuan Bajo. Dimana CCTV itu nantinya akan terhubung langsung dengan Polres Manggarai Barat.
"Program pengamanan berbasis IT,ESIS ini hampir 80 persen rampung.Rencananya tahun 2021 mendatang akan launching.Kita ingin wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo merasa nyaman," kata Bambang Wibowo.
Mantan Kapolres Rote Ndao itu menyampaikan Labuan Bajo sudah ditetapkan sebagai Kawasan Super Premium oleh Presiden Joko Widodo. Pengamanan di daerah super premium bukan tugas Polisi saja, namun tugas semua elemen, baik pemerintah daerah maupun masyarakat di Kabupaten Mabar atau tugas stakeholder. Kita bersama mewujudkan visi misi presiden Jokowi untuk mengubah wajah NTT khususnya Manggarai Barat atau Labuan Bajo agar menjadi kawasan yang luar biasa dari sisi pariwisata.
Selain pengamanan berbasis IT,Bambang Wibowo mengaku tahun 2021 mendatang akan ada ratusan personil Polisi Pariwisata yang bertugas di wilayah Manggarai Barat. Polisi Pariwisata tersebut nantinya akan ditempatkan disejumlah destinasi wisata. Dimana anggota Polisi Pariwisata tersebut harus dibekali kemampuan berbahasa inggris.
"Polisi Pariwisata ini nantinya berkemampuan berbahasa Ingris dan berkemampuan khusus untuk melayani wisatawan asing di lokasi wisata," terang Bambang.
Dia mengaku untuk pengamanan wilayah perairan Manggarai Barat,maka dibentuk Satuan Pol Air yan berada langsung di bawah Polres Manggarai Barat.
"Pengamanan di Labuan Bajo sudah diatensi Pak Kapolri bahwa anggota polisi di Polres Manggarai Barat harus betul-betul mempersiapkan diri.Kita juga harus menjadi Polisi yang super premium,bukan menjadi polisi yang biasa lagi," ujar Bambang Wibowo.(OL-13)
Candi Muara Takus merupakan salah satu situs cagar budaya paling signifikan di Sumatra dengan nilai sejarah dan arkeologis yang sangat tinggi.
Direktur Utama PT AI Indonesia Sony Subrata meyakini bahwa teknologi AI dapat diterapkan secara nyata untuk memenuhi kebutuhan sektor pariwisata Indonesia.
INSTITUT Pariwisata (IP) Trisakti menyelenggarakan kegiatan International Guest Lecture dengan menghadirkan Ketua Otorita Administratif Khusus Oe-cusse Ambeno.
Istilah sustainable tourism kini mulai berevolusi menjadi regenerative hospitality, sebuah konsep di mana pelaku industri tidak hanya berusaha meminimalisasi dampak negatif,
Tren terbaru menunjukkan bahwa bagi Generasi Z, pengalaman kini menjadi faktor utama yang mendorong keputusan perjalanan, melampaui pertimbangan harga semata.
Pembangunan Bandara Internasional Chinchero di Peru menuai kontroversi. Mampukah infrastruktur ini menampung lonjakan wisatawan tanpa merusak kesucian Lembah Suci?
Perlindungan satwa adalah bagian tak terpisahkan dari mitigasi bencana dan keseimbangan ekosistem.
Sejak 2019, Faris terjun ke NTT untuk melakukan misi sosial dalam penanganan masalah kesehatan di daerah itu.
IA sampai pada ujung hidupnya. Tapi narasi kepergiannya tak berujung. Ia pergi dalam sunyi. Pamit dalam diam. Diam dan sunyi itu menjadi saksi terakhir ziarah hidupnya.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta lembaga terkait memberikan pendampingan psikososial untuk saudara dan keluarga anak korban bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved