Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEDIKITNYA 8 desa di 4 kecamatan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, diterjang tanah longsor dan banjir, Jumat (2/10) malam. Akibat bencana hidrometeorologi itu, terdapat 1 warga setempat yang dikabarkan meninggal dunia.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur, Mochammad Irfan Sofyan, menuturkan bencana hidrometeorologi dipicu tingginya intensitas curah hujan.
Laporan sementara yang diterima, bencana hidrometeorologi terjadi di Kecamatan Sindangbarang, Kecamatan Cijati, Kecamatan Leles, dan Kecamatan Agrabinta.
Baca juga: Revolusi Hijau Terus Berjalan di Kalimantan Selatan
"Di Kecamatan Sindangbarang, banjir luapan sungai terjadi di Desa Muara Cikadu. Di Kecamatan Cijati, berada di Desa Sukajaya dan Desa Sukamaju, di Kecamatan Leles terjadi di Desa Sindangsari, Desa Pusakasari, dan Desa Karyamukti. Sedangkan di Kecamatan Agrabinta, bencana terjadi di Desa Karangsari," terang Irfan saat dihubungi Media Indonesia melalui telepon seluler, Sabtu (3/10).
Irfan menegaskan laporan yang diterima sifatnya masih sementara. Saat ini tim dari BPBD tengah menuju ke lokasi bencana.
"Yang paling parah terjadi di Kecamatan Leles," ucap Irfan.
Irfan menyebutkan pada peristiwa itu dilaporkan terdapat korban jiwa. Namun data identitasnya belum diketahui. Termasuk jumah bangunan rumah warga serta fasilitas lain yang terdampak banjir dan tanah longsor.
"Kami masih lakukan assesmen dibantu petugas Retana (Relawan Tangguh Bencana) di masing-masing wilayah," tutur Irfan.
Kapolsek Agrabinta Ajun Komisaris Ipid A Saputra menuturkan banjir di Kecamatan Leles dan Agrabinta merendam ruas jalan utama yang menjadi akses kendaraan. Namun sedikit demi sedikit air berangsur surut.
"Sekitar pukul 01.45 WIB, kondisi air mulai surut bersamaan meredanya hujan. Sudah bisa dilalui kendaraan. Tapi aliran listrik masih padam," kata Ipid melalui Paur Humas Subbag Humas Polres Cianjur, Ipda Ade Dwi Heryanto, Sabtu (3/10).
Saat ini, di lokasi masih menunggu bantuan alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Cianjur untuk membersihkan material tanah longsor yang menutup akses jalan.
"Mudah-mudahan bisa kita selesaikan pembersihan material tanah longsor setelah ada bantuan alat berat," pungkasnya. (OL-1)
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Lurah Jimbaran, I Wayan Kardiyasa mengatakan di wilayahnya ada tiga rumah warga yang masih tergenang air hujan selain juga halaman sekolah TK Kumara Sari.
Warga desa yang terbiasa hidup dengan keterbatasan dinilai lebih mudah beradaptasi saat harus kehilangan harta benda.
HINGGA malam hari ini Kota Denpasar dan Bali umumnya masih diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Data yang dihimpun BPBD Kabupaten Badung hingga Selasa (24/2) pukul 09.00 Wita sejak Senin (23/2) pukul 18.00 Wita, menyebutkan ada 8 kejadian banjir di Kuta dan 1 di wilayah Kuta Selatan.
Bantuan benih diberikan setelah sebanyak 1.031 petani yang terdampak banjir mengadu dan beraudiensi langsung ke Plt Bupati Asep Surya Atmaja.
Penanganan kasus terkait PJU Cianjur oleh Kejaksaan Negeri Cianjur dinilai sangat sarat kriminalisasi.
fluktuasi harga berbagai komoditas pangan dipengaruhi faktor pasokan dan permintaan.
Penanganan dinilai lebih menyerupai upaya kriminalisasi terhadap kesalahan administrasi daripada pembuktian tindak pidana murni.
Pencetakan SPPT merupakan kegiatan rutin tahunan yang nanti akan didistribusikan kepada para wajib pajak.
Pengelola PKBM harus berjuang mencetak SDM yang berdaya saing. Langkah itu sejalan dengan semangat meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari sektor pendidikan.
HARGA sejumlah komoditas pangan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merangkak naik mendekati Ramadan 1447 Hijriah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved