Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMBLUDAKNYA pasien positif Covid-19 di Kota Denpasar, Bali membuat dua unit pelayanan kesehatan yakni RSUD Wangaya Kota Denpasar dan Puskesmas 4 Kecamatan Denpasar Selatan menerapkan sistem buka tutup.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar Luh Putu Sri Armini mengatakan, untuk di RSUD Wangaya, penutupan dilakukan karena terjadinya antri pasien Covid-19 di UGD.
"Saat ini pasien membludak. Jika ada pasien yang positif sedang ditangani maka seluruh pelayanan untuk orang lainnya ditutup. Jadi dia sifatnya buka tutup. Ini dilakukan untuk menghindari penularan ke orang lainnya di rumah sakit. Ini kondisi yang harus dilakukan untuk kebaikan bersama," ujarnya di Denpasar, Jumat (11/9).
Menurutnya, biasanya ketika pasien positif Covid-19 yang baru datang sedang ditangani dan kemudian ruang perawatan yang ada belum mampu terisi karena penuh maka pasien yang baru datang tersebut sementara di UGD. Selama pasien bertahan di IGD dengan penanganan protokol kesehatan maka tidak ada pelayanan bagi masyarakat umum.
Baca Juga: Tak Kompeten, Jokowi Diminta Ganti Menteri Agama RI
Hal ini terpaksa dilakukan secara ketat agar tidak ada lagi penularan terhadap pasien lainnya yang bukan Covid19 dan masyarakat umum lainnya. "Jadi penutupannya bisa sehari, bisa beberapa jam saja. Tujuannya, agar memberikan ruang kepada petugas untuk melakukan protapnya, sehingga tidak terjadi penularan kepada warga lainnya," ujarnya.
Juru bicara Gugus Tugas Covid19 Kota Denpasar Dewa Rai saat dikonfirmasi membenarkan penerapan sistem buka tutup RSUD Wangaya. Ia mengatakan, lamanya penutupan sangat tergantung dari jumlah pasien. "Biasanya menunggu persiapan ruangan di bagian belakang. Karena saat ini penuh. Bila masih terisi maka petugas akan mengaturnya, sehingga bisa terlayani semua," ujarnya.
Ia menegaskan, syukurnya yang diterima dirawat adalah mereka yang dalam kondisi kritis atau kronis. Sebab bila semua kasus positif dirawat di RS maka di Kota Denpasar tidak akan tertampung lagi. "Yang dirawat hanya pasien positif yang berat, memiliki penyakit bawaan. Sementara yang OTG akan diisolasi secara mandiri di rumah atau di tempat yang telah ditentukan," ujarnya.
Untuk penutupan di Puskesmas 4 Denpasar Selatan, menurut Dewa Rai, itu karena ada salah satu tenaga medis yang diketahui positif. Sebab, bila satu petugas medis positif maka seluruh petugas medis lainnya harus ditracing dan dikarantina. Area juga harus disterilkan. Tujuannya agar virus tidak menyebar.
"Kondisi sama. Harus ditutup dulu. Hingga diperiksa, ditracing, selesai akan dibuka lagi," ujarnya. Untuk di Puskesmas ada dua kemungkinan, bisa tenaga medis yang positif atau masyarakat yang pernah dirawat disana yang positif. Jadi ditutup dulu untuk sementara. (OL-13)
Keterlibatan sekolah dan orang tua jadi elemen penting dalam membangun pemahaman anak terhadap kesehatan dan lingkungan medis secara positif.
Jasa Raharja telah mengoptimalkan sistem monitoring dan respons cepat yang terintegrasi secara daring dengan lebih dari 2.770 rumah sakit di seluruh Indonesia.
Fokus kolaborasi ini adalah menggalakkan program pencegahan stunting bagi warga masyarakat di sekitar Pondok Gede, Kota Bekasi.
Integrasi fasilitas dan layanan ini dirancang untuk menghadirkan alur perawatan kanker yang lebih komprehensif dan efisien.
MULAI berfungsinya kembali beberapa rumah sakit di lokasi bencana banjir di Sumatra Barat, Sumatra Utara dan Aceh merupakan kabar baik. Namun, peningkatan jumlah pasien akan meningkat.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mempercepat pembersihan, perbaikan, dan pemulihan layanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang terdampak bencana Sumatra.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved