Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Semarang membantah jadi daerah tertinggi kasus covid-19 aktif. Hasil klarifikasi ada 1.467 data di pusat yang tidak ditemukan di data Pemda, sehingga terjadi selisih cukup jauh.
"Kami sudah lakukan klarifikasi ke pusat, ternyata ada ribuan data di pusat yang tidak ditemukan di daerah, sehingga tidak benar Kota Semarang tertinggi covid-19 aktif secara nasional," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam.
Sejak ada perbedaan data yang mencolok pada 31 Agustus 2020, Dinkes Kota Semarang telah melakukan pengecekan data secara keseluruhan baik kasus aktif maupun kasus probabel.
Berdasarkan data dari pusat dalam bentuk excel, ungkap Hakam, maka dilakukan verifikasi satu-persatu, hasilnya dari 2.600 lebih data dari pusat, ada 1.467 data tidak ditemukan di daerah dan ada data yang discarded sebanyak 56 namun tercatat di pusat masih akti.
"Data yang aktif di Kota Semarang ada 216," imbuhnya.
Selain itu, dari hasil verifikasi antara data pusat dan Kota Semarang, lanjut Hakam, juga ditemukan 927 kasus nonaktif yang masih dihitung aktif di pusat serta ditemukan data ganda dan data hasil laboratorium yang masih kosong.
"Kami berharap petugas di pemerintah pusat bisa kroscek data ke daerah. Sehingga diharapkan data yang disampaikan valid," tutur Abdul Hakam.
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan untuk melakukan klarifikasi data yang disampaikan pusat, karena ada data berbeda dan temuan-temuan kurang pas dengan data di Pemkot Semarang.
Baca juga: Wali Kota Semarang Minta Sinkronisasi Data Covid-19 Pusat & Daerah
Berdasarkan data itu, kata Hendrar Prihadi, maka dapat disimpulkan bahwa tidak benar Kota Semarang covid-19 aktif tertinggi, karena data yang ada hanya berkisar 500-an hingga saat ini.
"Makanya saya kaget dan langsung minta kepala dinas saya lakukan verifikasi dan klarifikasi," ungkapnya.
Sementara itu, berdasarkan data terbaru Kamis (10/9), diperoleh dari Dinkes Kota Semarang, kasus covid-19 secara total masih 535 orang dirawat yakni 372 orang warga Kota Semarang dan 163 orang warga luar kota.(OL-5)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
KEMENTERIAN Pariwisata (Kemenpar) kembali menegaskan pentingnya penerapan protokol kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan (CHSE) di tempat wisata.
Dalam menghadapi ancaman Covid-19 ini, Pemko Banjarmasin mulai melakukan mitigasi dengan melibatkan semua sektor.
KETUA Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene menilai lonjakan kasus covid-19 saat ini harus menjadi peringatan penting bagi pemerintah dan masyarakat.
KEPALA Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, mengimbau masyarakat Indonesia untuk kembali menerapkan protolol hidup sehat menyusul lonjakan kasus Covid-19
Sejulah atlet yang berkompetisi di Olimpiade Paris 2024 terjangkit Covid-19. Terbaru, perenang Inggris Adam Peaty dinyatakan positif setelah lima atlet polo air Australia.
Janji kampanye Ganjar terkait 1 nakes 1 desa dianggap tidak cukup penuhi kebutuhan layanan kesehatan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved