Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) Aceh, M Adli Abdullah menilai kebijakan Pemprov Aceh mengerahkan 11.452 ASN dan 8.283 kelompok masyarakat untuk mengkampanyekan protokol kesehatan dan melawan covid-19 dengan membagikan masker dinilai mubazir dan menghamburkan uang.
"Ini bisa menguras banyak anggaran perjalan dinas mereka untuk turun ke seluruh kebupaten/kota dan perkampungan warga. Hal itu juga sampai mengundang persoalan baru. Apalagi ASN itu datang dari Banda Aceh yang berstatus daeran merah. Tentu tidak bisa dijamin pejabat ASN itu bebas dari wabah berbahaya Covid-19 saat t ke kabupaten/kota," kata M Adli Abdullah kepada mediaindonesia.com, Selasa (8/9).
"Ini bisa menguras banyak anggaran perjalan dinas mereka untuk turun ke seluruh kebupaten/kota dan perkampungan warga. Hal itu juga sampai mengundang persoalan baru. Apalagi ASN itu datang dari Banda Aceh yang berstatus daeran merah. Tentu tidak bisa dijamin pejabat ASN itu bebas dari wabah berbahaya Covid-19 saat t ke kabupaten/kota," kata M Adli Abdullah kepada mediaindonesia.com, Selasa (8/9).
Padahal untuk mendistribusikan 1 juta masker sumbangan presiden Jokowi itu, Pemprov Aceh bisa menyalurkan melalui struktur pemerintah yang ada. Yakni dari instansi terkait pemerintah provinsi ke kabupaten/kota, lalu ke tingkat kecamatan dan terus ke personel pemerintahan desa. Teknik pengirimannya, tidak perlu turun langsung 11.452 ASN untuk sampai ke 23 kabupaten/kota di Aceh. Pembagian makser bisa bekerja sama dengan organisasi angkutan darat (Organda).
"Kalau begini angkutan umum yang sekarang sepi aktivitas, bisa terbantu ekonomi keluarga mereka," ujarnya.
Lebih khawatir lagi pembagian masker oleh tim yang dipimpin wakil ketua PKK Dyah Erti Edawati, isteri gubernur Aceh Nova Iriansyah. Mereka mendatangi rumah warga door to door di Kabupaten Aceh Besar. Mungki si pemilik rumah lebih sehat dari rombongan penyalur masker. Apalagi sampai berkerumunan warga, lantas sang istri Gubernur itu memasang langsung masker kepada perempuan perempuan kampung tersebut.
baca juga: Kampanye Donor Darah, Kelompok Pensiunan Bersepeda Sampai Solo
Nurbaiti, pemerhati masalah pendidikan dan sosial keluarga di Aceh menambahkan penerapan protokoler kesehatan di Aceh amburadul dan aneh. Misalnya kalau ada kebijakan pemberhentian belajar mengajar tatap muka berlaku ke seluruh pelosok pedalaman hingga pegunungan. Namun hal itu tidak berlaku serempak. Kemudian adanya gelar zikir di pedalaman Kabupaten Aceh Utara yang menggelar zikir tolak bala sambil jalan kaki mengelilingi perkampungan tidak dilarang. Termasuk hajatan pernikahan dengan mengundang banyak tamu juga umum terjadi di masyarakat.
"Seharusnya seperti itu dibubarkan karena kerumunan bisa menyebabkan sumber penularan covid-19," kata Nurbaiti. (OL-3)
Presiden Prabowo Subianto menyoroti dugaan kelompok politik yang memanfaatkan bencana untuk membangun ketidakpercayaan terhadap pemerintah.
Menjelang 12 hari memasuki Bulan Suci ramadan 1457 H, kondisi warga penyintas banjir besar di Aceh Tengah masih sangat memprihatinkan.
Ini merupakan bentuk kepedulian USK terhadap mahasiswa terdampak sekaligus upaya meringankan beban ekonomi mereka.
Mahasiswa diingatkan agar sebaik mungkin menghindari hal-hal yang merugikan.
Untuk menutupi kebutuhan pupuk tanaman padi, mereka harus beralih ke pupuk nonsubsidi.
Sebanyak 20 sumur bor berteknologi RO dibangun di wilayah terdampak banjir Aceh untuk menyediakan air bersih dan mendukung pemulihan warga.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved