Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketua DPRD NTT Emi Nomleni menyerukan agar perempuan harus hadir untuk merebut kekuasaan. Merebut kekuasaan yang bertujuan menyejahterakan bukan hanya soal pemenuhan kuota dan jabatan dalam setiap pentas politik khususnya di NTT.
Hal itu dikatakan Emi ketika membuka musyawarah anak cabang dan pelantikan pengurus anak cabang, PDIP se-Kabupaten Nagekeo. Sabtu (15/8).
Menurut Emi, yang juga Ketua DPD Partai PDI Perjuangan Provinsi Nusa Tenggara Timur, kehadiran perempuan dalam politik harus menjadi bagian penting dalam berkolaborasi dengan lelaki, bukan untuk bersaing dengan laki-laki. Karena akan menjadi lebih berat tantangannya bila itu adalah sebuah konteks bertanding dengan lelaki.
"Perempuan harus sadar ini bukan sebuah pertandingan. Kalau pendidikan politik kurang berjalan baik maka perempuan akan terkurung dalam pola pikir bahwa politik itu kotor, politik membuang waktu. Namun perempuan harus hadir untuk membuka mata dunia bahwa berpolitik itu punya kepentingan yang lebih besar dalam merebut kekuasaan yang bukan hanya soal jabatan namun untuk menyejahterakan. Perempuan harus sadar bahwa dengan politik bukan hanya sekadar bisa merebut kekuasaan atau jabatan namun ada hal penting yang harus menjadi tujuan," katanya.
Emi juga menambahkan bahwa perempuan sebisa mungkin harus menjadi pembeda dalam politik NTT. Caranya yaitu dengan berpolitik yang baik dan berkarakter demi menciptakan dan menumbuhkan pola pikir masyarakat yang positif. Sehingga perempuan hadir dalam politik bukan hanya di belakang laki-laki namun berjalan di samping laki-laki merebut kekuasaan untuk kesejahteraan rakyat.
Pada Musancab PDI-P, Emi Nomleni melantik 77 orang Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI-Perjuangan se-Kabupaten Nagekeo, di Aula SMAK St. Clemens Boawae. Pelantikan dilakukan dalam Acara Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI-P Kabupaten Nagekeo.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Sekretaris DPD PDI-Perjuangan Yunus Takandewa, Wakil Sekretaris DPD PDI-P Emanuel Konfridus, Bendahara DPD PDI-Perjuangan Patris Lali Wolo, Ketua DPC PDI-P Kabupaten Nagekeo Marselinus F. Ajo Bupu,
Sementara itu, Ketua DPC PDI-P Kabupaten Nagekeo Marselinus F Ajo Bupu dalam kesempatan tersebut menyatakan bahwa sebagai Partai Ideologis, PDI-Perjuangan harus menjadi rumah rakyat dan menjadi alat perjuangan rakyat. “PDI-Perjuangan harus menjadi alat perjuangan rakyat untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi dan berkepribadian secara budaya,” katanya.
Seli Ajo menegaskan bahwa untuk mewujudkan hal tersebut, kader PDI-Perjuangan harus memiliki kedisiplinan yang tinggi, bekerja sunguh-sungguh serta membangun kekompakan untuk membesarkan partai,” ujarnya.
Pada kegiatan tersebut para peserta memakai masker dan menerapkan jarak aman dengan orang lain. Seluruh peserta diperiksa suhu tubuhnya oleh petugas kesehatan, sesaat sebelum memasuki tempat kegiatan. (OL-10)
Sebuah pertikaian keluarga berujung pada tewasnya seorang pria berusia 55 tahun, berinisial MG di Rumah Adat Gendang Palit. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga keponakan.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
PULUHAN siswa Sekolah Dasar Inpres (SDI) di Pilau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), harus menempuh proses belajar di gedung yang rusak parah.
Dunia usaha di Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan optimisme kuat memasuki awal 2026, seiring meningkatnya investasi dan membaiknya aktivitas ekonomi pada akhir 2025.
BMKG tetapkan status SIAGA hujan ekstrem di NTT dan hujan sangat lebat di Jawa pada 19 Januari 2026 akibat Siklon Nokaen dan dua bibit siklon.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Struktur insentif politik Indonesia yang masih tersentralisasi membuat kompetisi elit nasional tetap berlanjut di level daerah.
Tanpa perubahan mendasar, parlemen berpotensi semakin dikuasai kelompok bermodal besar.
Taufan menyoroti persoalan ambang batas parlemen yang menurutnya menjadi isu penting dan membutuhkan kajian panjang serta komprehensif agar dapat ditentukan metode yang paling tepat.
Dalam konfigurasi tersebut, Perludem menilai jika kepala daerah dipilih oleh DPRD, maka hasil Pilkada berpotensi terkunci sejak awal.
Yusril berpandangan pilkada tidak langsung melalui DPRD justru selaras dengan falsafah kedaulatan rakyat, sebagaimana dirumuskan dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945.
Jika nantinya terjadi perubahan desain pilkada menjadi tidak langsung, mekanisme tersebut akan tetap menjamin partisipasi publik secara maksimal dan transparan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved