Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
FRAKSI Partai Demokrat Provinsi Bali juga meminta transparasi anggaran penyaluran bantuan stimulus usaha agar tepat sasaran dan tidak ada muatan politik. Anggota DPRD Fraksi Demokrat I Komang Wirawan menegaskan itu seperti telah ia sampaikan mewakili Fraksi Partai Demokrat dalam pandangan umum terhadap Ranperda tentang Perubahan APBD Bali Tahun Anggaran 2020 dalam Rapat Paripurna DPRD Bali yang digelar pada 10 Agustus lalu.
Pemerintah Provinsi Bali melakukan refocusing anggaran Rp756 miliar dari APBD 2020 untuk penyaluran bantuan stimulus usaha dampak covid-19. Namun di lapangan ditemukan banyak masalah.
"Berkaitan dengan pemberian bantuan stimulus usaha yang ditujukan kepada Koperasi, IKM dan UMKM melalui Dinas Koperasi Kabupaten/Kota yang dananya bersumber dari APBD Provinsi Bali, kami Fraksi Partai Demokrat mengharapkan murni dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kegiatan ekonomi masyarakat dan tidak ada muatan politik. Sehingga yang menerima bantaun benar-benar tepat sasaran, sesuai dengan data dan fakta lapangan dan berkeadilan," kata Wirawan, Selasa (11/8).
Fraksi Demokrat berharap demikian karena ada aroma tak sedap dalam penyaluran bantuan stimulus usaha tersebut.
"Tidak seperti apa yang saat ini terjadi dimana tercium bau tidak sedap bahwa berdasarkan pengaduan masyarakat penerima bantuan hanya dari kalangan dan atau kelompok tertentu saja. Untuk itu kami Fraksi Partai Demokrat berharap kepada saudara Gubernur dan Dinas Koperasi bertindak tegas dan tidak parsial," kata Wirawan.
baca juga: Realisasi APBD Riau Baru 47 persen karena Pandemi
Hal serupa juga disampaikan oleh Fraksi Gabungan NasDem, PSI dan Hanura DPRD Bali. Fraksi gabungan meminta Gubernur Bali I Wayan Koster untuk menjelaskan rincian penggunaan dana penanganan Covid-19 sebesar Rp756 Miliar yang bersumber dari realokasi anggaran dalam APBD provinsi Bali Tahun 2020.
"Perlu ada penjelasan rincian pasca-dilakukan realokasi APBD 2020 sebesar Rp764 Miliar yang digunakan untuk penanganan Covid-19," kata Grace Anastasi Surya Widjaja mewakili Fraksi gabungan.
Politikus PSI yang duduk di Komisi II DPRD Bali ini mengatakan penggunaan dana Rp764 Miliar itu harus tepat sasaran untuk mengatasi dampak Covid-19 di Pulau Dewata.
"Realokasi ini harus dipastikan sesuai sasaran dengan tujuan mengantisipasi hingga mengatasi dampak pandemi Covid-19," tegasnya. (OL-3)
Prakiraan cuaca BMKG menyebut hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir/kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Bali.
Berdasarkan analisis BBMKG Denpasar, monsun Asia diprakirakan masih akan memberikan pengaruh kuat disertai dengan terbentuknya pola pertemuan angin
PKS meraih penghargaan terbaik Indeks Integritas Partai Politik (IIPP) 2025 dari Kemenko Polkam dan BRIN dalam Rakor Evaluasi di Bali.
Pullman Bali Legian Beach menggelar perayaan Imlek 17 Februari 2026 dengan buffet khas oriental, live cooking, Chinese dance, dan suasana hangat kebersamaan.
Pullman Bali Legian Beach menghadirkan Timeless Valentine 14 Februari 2026 dengan dinner romantis tujuh hidangan, live acoustic, dan Infinity Pool tepi pantai.
GUBERNUR Bali Wayan Koster akan mengalokasikan dana bantuan bagi Pecalang di seluruh desa adat di Bali. Bantuan tersebut per desa sebanyak Rp 50 juta untuk bantuan bagi Pecalang.
PELUANG Media Group menyelenggarakan ajang Top 50 Koperasi dan UKM Ekspor Award 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada koperasi dan usaha kecil menengah (UKM) yang menembus pasar internasional.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mendorong peran usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sebagai tulang punggung ekonomi nasional.
lnisiatif strategis ini akan memperluas akses broadband terjangkau dan andal bagi lebih dari 200.000 UKM mulai 1 Oktober 2025
Linknet menandatangani Perjanjian Kerjasama dengan PT Millenia Outsourcing Company di tanggal 1 Oktober 2025.
Teknologi chatbot seperti OCA AI Plus mampu dioptimalkan menjadi solusi-solusi yang bermanfaat
DIGITALISASI dan keberlanjutan di era globalisasi menjadi kesempatan dan tantangan bagi usaha kecil dan menengah (UKM) saat ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved