Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR bandang menerjang Desa Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, Sumatra Utara, Minggu (26/7) sore menyebabkan sembilan orang hanyut. Delapan orang berhasil diselamatkan, sedangkan satu orang masih dalam pencarian.
"Delapan orang sudah ditemukan dalam keadaan selamat, tetapi satu orang lagi masih dalam pencarian Basarnas," kata Kepala Kantor SAR Medan Toto Mulyono, Senin (27/7).
Toto menuturkan, hujan deras yang turun di Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang pada Minggu siang hingga sore mengakibatkan debit air sungai naik. Ketinggian air yang cukup tinggi memicu terjadinya banjir bandang di Sungai Lau Tuntungan, Desa Kutalimbaru, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang. Terjangan air menghanyutkan sembilan warga yang sebelumnya sedang mandi di sungai tersebut.
Setelah menerima informasi dari kepala desa setempat, Kantor SAR Medan segera menerjunkan tim rescuer ke lokasi kejadian. Dalam pencarian awal tim SAR dibantu warga setempat berhasil menemukan dan mengevakuasi delapan korban hanyut dalam keadaan selamat. Namun satu orang lagi belum ditemukan.
baca juga: Pemprov Pulihkan Anak Korban Bencana
Delapan orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat adalah Raskita Surbakti, 23, Kevin Aruan, 21, Dedy Lumbantoruan, 23, Anijer Simanungkalit, 22, Kimron Situmorang, 22, Indrawanta Tarigan, 20, Riris Marsella Sihole, 22, dan Gloria Luita, 8. Sedangkan satu korban yang masih dalam pencarian bernama Santa Situmorang, 24. (OL-3)
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved