Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BUPATI Poso, Darmin Agustinus Sigilipu telah mendapat dukungan Partai NasDem, untuk maju dalam pemilihan kepala daerah serentak pada 9 Desember.
Dukungan itu dituangkan melalui surat pernyataan dukungan yang diberikan bersama calon kepala daerah lainnya di Sulawesi Tengah, setelah pelaksanaan Rakerwil Partai NasDem pada akhir Februari lalu di Palu.
Baca juga: Ini Tahapan Lengkap Terbaru Menuju Pilkada 9 Desember
Sebagai bekal yang disyaratkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk bertarung pada pilkada , Darmin Sigilipu bersama pasangannya Amdjad Lawasa juga telah menerima B.1-KWK dari Partai NasDem, yang mengusung keduanya secara resmi sebagai calon bupati dan wakil bupati Poso.
"Selain gubernur, dan wali kota, baru Poso untuk kabupaten yang telah menerima B.1-KWK. Jadi yang lain yang belum, tinggal Banggai Laut kita belum menentukan sikap mau ke mana," ujar Sekretaris DPW Partai NasDem Sulteng Muslimun, Selasa (14/7).
Baca juga: Jubir: Presiden Jokowi Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD
Lembaran B.1-KWK yang diberikan Partai NasDem tersebut, diserahkan Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Hi Ali kepada Darmin Sigilipu, Senin (14/7) malam.
Pasangan ini juga sudah mengantongi surat dukungan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di Jakarta, Minggu (13/7).
Sementara B.1-KWK yang sudah ada, seperti untuk Kabupaten Tolitoli, menurut Muslimun, masih menunggu keputusan Ahmad Hi Ali.
Baca juga: Pilkada Serentak 2020 Diprediksi Temui Banyak Kendala
Darmin Sigilipu mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih kepada partai-partai politik, yang telah memberikan dukungan kepada dirinya untuk kembali maju menjadi calon kepala daerah di Poso bersama pasangannya.
"Kami sebagai bakal calon mengucap syukur kepada Tuhan, karena menuju Jakarta tidak begitu lama bisa mendapatkan dua pesyaratan yang akan digunakan pada saat pencalonan sebagai bupati Poso, yaitu dari Golkar dan NasDem," tutur Darmin, Selasa (14/7).
Dengan demikian, pasangan ini telah mendapat dukungan dari parlemen sebanyak 14 kursi dari 6 kursi yang disyaratkan KPU. Yakni Partai Golkar 7 kursi, Partai NasDem 4 kursi, PKS 2 kursi, dan 1 kursi dari PPP. (X-15)
Kemendagri mendorong evaluasi rekrutmen politik dan sistem pilkada untuk menekan korupsi kepala daerah yang terus berulang meski pengawasan diperketat.
Pengamat politik Citra Institute Yusak Farchan menilai tingginya biaya politik dalam pilkada menjadi persoalan serius dalam demokrasi Indonesia.
Pilkada tak langsung bertentangan dengan semangat demokrasi lokal dan tidak menyelesaikan persoalan biaya politik tinggi.
Kepala Pusat Riset BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko menilai wacana pilkada tidak langsung lewat DPRD tidak menjamin hilangnya politik uang dan justru berpotensi lebih mahal.
SISTEM pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung yang telah berjalan dua dekade dinilai gagal mewujudkan demokrasi substansial.
Peneliti BRIN Siti Zuhro, yang hadir dalam pertemuan tersebut, mengatakan pembahasan pilkada tidak langsung tidak hanya berkaitan dengan mahalnya biaya politik.
Korps Relawan Bencana di bawah Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) menyelenggarakan rangkaian Psychosocial Support Program bagi anak-anak dan guru terdampak gempa bumi di Kabupaten Poso.
KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan Kabupaten Poso sebagai kawasan Warisan Geologi (Geoheritage) melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 265.K/GL.01/MEM.G/2025.
Wakil residen RI Gibran Rakabuming Raka menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam penanganan korban gempa bumi yang melanda Kabupaten Poso.
Kegiatan ini melibatkan personel Pos Kamtibmas Tamanjeka, Tim Alfa 1, dan Tim Alfa 2. Mereka mengangkat reruntuhan, meja, dan kursi yang rusak akibat gempa.
Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan kebutuhan dasar bagi para korban gempa bumi di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, telah terpenuhi
SATGAS III Preventif Operasi Madago Raya Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah menggelar razia kendaraan di empat pos keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Minggu (10/8).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved