Jumat 03 Juli 2020, 07:45 WIB

Petani di Manokwari Percepat Tanam Padi Jelang Kemarau

Martinus Solo | Nusantara
Petani di Manokwari Percepat Tanam Padi Jelang Kemarau

MI/Martinus Solo
Petani Monokwari dengan dukungan penyuluh pertanian setempat mempercepat tanam padi.

 

MENJELANG musim kemarau, petani di Papua Barat diminta untuk mempercepat tanam padi. Seperti dilakukan para petani di Kampung Prafi Mulya, Distrik Prafi Kabupaten Manokwari, Papua Barat mempercepat musim tanam padi kedua (MT II) seluas 276 hektare dari target 822,5 ha di wilayah itu.

Koordinator Penyuluh Pertanian Distrik Prafi, Djaka Mastuti mengatakan Manokwari berupaya percepat tanam karena saat ini ketersediaan air di lahan masih ada. 

"Sehingga perlu penanaman sesegera mungkin sebelum ketersediaan air di lahan berkurang," kata Djaka Mastuti di sela kegiatan pencanangan tanam padi sawah musim tanam II di lahan kelompok tani Ngudi Rejeki dari Gapoktan Karya Bersama, Jumat (3/7).

Variestas padi yang ditanam adalah Sertani 4, Inpari 4, Inpari 30 dan Mekongga pada lahan 276 ha dari target 822,5 ha untuk MT II.

Kegiatan pencanangan tanam padi sawah MT II dihadiri oleh Gubernur Dominggus Mandacan. Pada kesempatan itu gubernur mengajak petani tetap bekerja meski di tengah pandemi Covid-19 tanpa mengabaikan protokol kesehatan.

"Pemerintah provinsi akan membeli beras petani, untuk menjaga ketahanan pangan di Papua Barat, khususnya Manokwari," kata Gubernur Dominggus. 

baca juga: Klaten Siaga Darurat Bencana Kekeringan

Penyuluh Pusat, Siti Nurjanah di Kementerian Pertanian RI selaku pendamping kegiatan penyuluhan pertanian di Provinsi Papua Barat mengatakan langkah petani dan penyuluh Manokwari sejalan dengan instruksi Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo. Mentan dalam pesannya mengatakan bahwa potensi panen padi pada Juni 2020 diperkirakan 0,74 juta hektar, yang dapat menghasilkan beras 1,94 juta ton. Ini sebagai upaya mencapai ketahanan pangan dan tersedia pangan bagi 267 juta rakyat Indonesia.

Mentan Syahrul mengajak penyuluh dan petani memanfaatkan sisa musim hujan hingga Juli 2020, untuk percepatan tanam mendukung target luas tanam 11,66 juta hektar di seluruh Indonesia. 

"Potensi panen padi Juni 2020 diperkirakan 0,74 juta hektar, yang dapat menghasilkan beras 1,94 juta ton sebagai upaya mencapai ketahanan pangan dan tersedia pangan bagi 267 juta rakyat Indonesia,"kata Mentan. 

Sementara itu, Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi menegaskan pihaknya terus berupaya mengembangkan penyuluh pertanian menjadi agen utama dalam pembangunan pertanian mendukung kinerja petani menjaga ketahanan pangan nasional.  (OL-3)

Baca Juga

MI/Gabriel Langga

Satgas Covid Sikka Mulai Tertutup kepada Wartawan

👤Gabriel Langga 🕔Jumat 22 Januari 2021, 21:50 WIB
SATGAS Covid-19 Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, mulai tertutup kepada wartawan. Padahal semula,sangat terbuka memberikan informasi...
DOK MI

Wakil Wali Kota Kupang Positif Covid-19

👤Palce Amalo 🕔Jumat 22 Januari 2021, 21:11 WIB
Wakil Wali Kota Kupang positif...
Dok Lion Parcel

Bantuan Bagi Korban Gempa di Mamuju dan Majene Terus Mengalir

👤Widhoroso 🕔Jumat 22 Januari 2021, 21:02 WIB
Bantuan bagi korban gempa di Mamuju dan Majene terus...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya