Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG musim kemarau, petani di Papua Barat diminta untuk mempercepat tanam padi. Seperti dilakukan para petani di Kampung Prafi Mulya, Distrik Prafi Kabupaten Manokwari, Papua Barat mempercepat musim tanam padi kedua (MT II) seluas 276 hektare dari target 822,5 ha di wilayah itu.
Koordinator Penyuluh Pertanian Distrik Prafi, Djaka Mastuti mengatakan Manokwari berupaya percepat tanam karena saat ini ketersediaan air di lahan masih ada.
"Sehingga perlu penanaman sesegera mungkin sebelum ketersediaan air di lahan berkurang," kata Djaka Mastuti di sela kegiatan pencanangan tanam padi sawah musim tanam II di lahan kelompok tani Ngudi Rejeki dari Gapoktan Karya Bersama, Jumat (3/7).
Variestas padi yang ditanam adalah Sertani 4, Inpari 4, Inpari 30 dan Mekongga pada lahan 276 ha dari target 822,5 ha untuk MT II.
Kegiatan pencanangan tanam padi sawah MT II dihadiri oleh Gubernur Dominggus Mandacan. Pada kesempatan itu gubernur mengajak petani tetap bekerja meski di tengah pandemi Covid-19 tanpa mengabaikan protokol kesehatan.
"Pemerintah provinsi akan membeli beras petani, untuk menjaga ketahanan pangan di Papua Barat, khususnya Manokwari," kata Gubernur Dominggus.
baca juga: Klaten Siaga Darurat Bencana Kekeringan
Penyuluh Pusat, Siti Nurjanah di Kementerian Pertanian RI selaku pendamping kegiatan penyuluhan pertanian di Provinsi Papua Barat mengatakan langkah petani dan penyuluh Manokwari sejalan dengan instruksi Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo. Mentan dalam pesannya mengatakan bahwa potensi panen padi pada Juni 2020 diperkirakan 0,74 juta hektar, yang dapat menghasilkan beras 1,94 juta ton. Ini sebagai upaya mencapai ketahanan pangan dan tersedia pangan bagi 267 juta rakyat Indonesia.
Mentan Syahrul mengajak penyuluh dan petani memanfaatkan sisa musim hujan hingga Juli 2020, untuk percepatan tanam mendukung target luas tanam 11,66 juta hektar di seluruh Indonesia.
"Potensi panen padi Juni 2020 diperkirakan 0,74 juta hektar, yang dapat menghasilkan beras 1,94 juta ton sebagai upaya mencapai ketahanan pangan dan tersedia pangan bagi 267 juta rakyat Indonesia,"kata Mentan.
Sementara itu, Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi menegaskan pihaknya terus berupaya mengembangkan penyuluh pertanian menjadi agen utama dalam pembangunan pertanian mendukung kinerja petani menjaga ketahanan pangan nasional. (OL-3)
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Kalau kita kelompokkan petani pangan, persentase petani yang di atas 55 tahun jauh lebih besar.
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Di sektor pertanian, penerapan pertanian organik dan sistem pertanian yang berkelanjutan menjadi pilihan utama.
Lokasi yang mulai ditanami yaitu meliputi Kecamatan Indrajaya dan Kecamatan Delima. Petani berpacu menanami karena bibit padi sudah cukup umur.
PT Pupuk Indonesia (Persero) menegaskan komitmennya dalam mendukung kelancaran musim tanam Oktober-Maret dengan terus menjaga keterjangkauan pupuk bagi petani.
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, mengambil langkah strategis untuk mengakselerasi swasembada pangan dengan menyalurkan bantuan benih padi mandiri kepada Sidrap dan Soppeng.
Selain subsidi, Pupuk Indonesia juga menyediakan pupuk nonsubsidi atau komersial sebanyak 13.320 ton, terdiri dari urea 6.764 ton dan NPK 6.556 ton.
Musim tanam gadu yang berlangsung antara Mei hingga Agustus memiliki peran penting dalam menjaga target produksi beras nasional.
Mundurnya musim tanam disebabkan adanya revitalisasi atau perbaikan saluran irigasi baik air yang mengalir melalui Saluran Induk Cipelang dan Saluran Induk Sindupraja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved