Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA bawang merah dan cabai merah di kawasan Provinsi Aceh turun. Sebaliknya harga cabai hijau dan rawit malah lebih mahal dari pekan lalu.
Amatan mediaindonesia.com di pusat pasar sayur Pante Teungoh, Kota Sigli, Ibukota Kabupaten Pidie, Rabu (1/7) misalnya, harga bawang merah lokal Rp30.000 per kg. Harga tersebut lebih murah dari pekan lalu Rp35.00 per kg.
Lalu bawang merah peking dari pekan lalu Rp20.000 per kg, sekarang turun menjadi Rp16.000 per kg. Itu artinya kedua varietas bawang tersebut, masing-masing turun Rp5.000 per kg.
Kemudian cabai merah dari akhir pekan lalu Rp18.000 per kg, sekarang turun menjadi Rp16.000 per kg. Bahan bumbu pemedas masakan itu berarti dalam empat hari terakhir turun Rp2.000 setiap kg.
Hal berbeda terjadi pada cabai hijau dan cabai rawit yang malah lebih tinggi dari pekan lalu. Harga cabai hijau misalnya dari pekan lalu Rp8.000 per kg, sekarang naik menjadi Rp12.000 per kg. Berikutnya Cabai rawit dari harga Rp 16.000 pada pekan lalu, kini meningkat menjadi Rp24.000 per kg. Bahkan kenaikan cabai rawit tergolong sangat tinggi yaitu mencapai Rp8.000 per kg.
Fadhli, Pedagang cabai di pusat pasar sayur Pante Teungoh, Kota Sigli, Kabupaten Pidie, mengatakan, turunya harga cabai merah karena permintaan pasar selama ini berkurang. Apalalagi dengan kondisi Covid-19 sehingga tidak ada warga yang membeli cabai dalam jumlah banyak. Karena tidak ada acara pesta perkawinan atau kenduri besar lainnya.
"Produksi dari petani cabai lumayan, tapi permintaan pasar yang berkurang. Itu karena situasi sedang pandemi Corona virus sehingga tidak pesta perkawinsn atau kenduri besar lainnya" tutur Fadhli.
Adapun bawang merah turun harga karena, sekarang sedang musim panen bawang lokal di beberapa lokasi dalam kawasan Kabupaten Pidie. Bawang lokal hasil produksi petani Pidie mampu menutupi kebutuhan bawang untuk Banda Aceh Ibukota Provinsi Aceh dan sekitarnya.
"Turunnya harga bawang mingkin tidak akan lama, nanti sehabis panen atau menjelang Idul Adha 1441 mungkin bisa naik lagi" tambah Fadhli. (OL-13)
Pantauan di Pasar Gedhe Klaten, Senin (9/3), harga beras lokal medium IR-64 stabil Rp14.000 per kilogram, dan beras Bulog SPHP tetap Rp12.500 per kilogram.
Beras premium kelas I yang sebelumnya Rp14.400 per kg menjadi Rp15.200 per kg dan beras premium kelas II naik dari Rp 14 ribu kg menjadi Rp14.800 per kg
Daging sapi dijual Rp 140 perkg, daging ayam Rp 39 ribu perkg, telur telur ayam Rp 29 ribu hingga Rp 31.500 per kg.
Harga cabai rawit merah sempat di angka Rp100 ribu per kilogram, kemudian turu. 80 ribu per kilogram, dan saat ini kembali hampir Rp100 ribu per kilogram.
Sedangkan cabai rawit hijau yang semula harganya rata-rata kisaran Rp49.400 per kg, naik jadi Rp52.200 per kg.
Kenaikan harga daging ayam ras berada di kisaran Rp5.000–Rp6.000 per kilogram seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk menu berbuka puasa.
MENJELANG Hari Raya Idulfitri, sejumlah harga bahan pokok di pasar tradisional Kota Makassar mulai merangkak naik.
Beras premium kelas I yang sebelumnya Rp14.400 per kg menjadi Rp15.200 per kg dan beras premium kelas II naik dari Rp 14 ribu kg menjadi Rp14.800 per kg
Daging sapi dijual Rp 140 perkg, daging ayam Rp 39 ribu perkg, telur telur ayam Rp 29 ribu hingga Rp 31.500 per kg.
Di Pasar Sumber, Kabupaten Cirebon, untuk beras kualitas bawah I tercatat Rp14 ribu per kilogram dan bawah II Rp13.500 per kilogram.
Program gerakan pangan murah (GPM) menyediakan beras SPHP Rp57.500 kemasan 5 kg, minyak goreng Rp15 ribu per liter, daging sapi Rp140 ribu kg, daging ayam Rp54 ribu per 2 kg.
Harga cabai rawit merah sempat di angka Rp100 ribu per kilogram, kemudian turu. 80 ribu per kilogram, dan saat ini kembali hampir Rp100 ribu per kilogram.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved