Selasa 30 Juni 2020, 16:00 WIB

Kasus DBD di Ngada Meningkat

Alexander P. Taum | Nusantara
Kasus DBD di Ngada Meningkat

Dok. MI
Ilustrasi

 

Bupati Ngada Paulus Soliwoa menyebutkan di Kabupaten Ngada, Provinsi NTT, angka penderita demam berdarah dengue (DBD) Januari hingga akhir Juni 2020 sebanyak 132 kasus dan yang meninggal 1 orang.

"Kita di Ngada, DBD meningkat. Tahun 2019 ada 247 orang, sedangkan di tahun 2020 baru di pertengahan sudah mencapai 132 kasus. Ada 129 orang sudah sembuh, dua orang masih dirawat dan satu orang meninggal," kata Paulus, Selasa (30/6).

Dia mengakui kasus DBD di Ngada tergolong banyak karena ada cukup banyak faktor penyebabnya. "Selain dipengaruhi faktor cuaca juga geografis," lanjutnya.

Baca juga: Cegah Karhutla, Sumba Timur Hidupkan Ritual Adat Pahomba

Ia mengatakan secara geografis, Kabupaten Ngada memiliki banyak cekungan. Menurutnya, di titik-titik cekungan itulah nyamuk bersarang saat musim penghujan.

"Ada dua kelompok usia produktif yang kerap terjangkit, yakni anak usia 5 hingga 14 tahun dan usia 15 hingga 44 tahun," jelasnya.

Oleh karena itu, Paulus mengingatkan warganya untuk mempelajari dan mewaspadai gejala-gejala yang timbul saat terserang DBD, terutama siklus demam yang kerap naik turun.

Sebagai upaya pencegahan maksimal, Pemda Ngada menginisiasi gerakan satu rumah satu jumantik dan melakukan fogging. Ia juga menjamin pelayanan di puskesmas dan rumah sakit berjalan normal meski di tengah pandemi virus covid-19. (OL-14)

Baca Juga

ANTARA

Kota Semarang Izinkan Tempat Hiburan dan Wisata Buka Saat Nataru

👤Akhmad Safuan 🕔Kamis 02 Desember 2021, 23:10 WIB
PEMERINTAH Kota Semarang, Jawa Tengah mengizinkan seluruh tempat hiburan dan obyek wisata buka saat liburan Natal dan Tahun Baru...
MI/Gabriel Langga

Sikka Jadi Model Closed Loop Hortikultura di NTT

👤Gabriel Langga 🕔Kamis 02 Desember 2021, 23:03 WIB
MELALUI anak-anak muda yang terlibat di bidang pertanian, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian ingin menjadi Kabupaten Sikka sebagai...
MI/BAYU ANGGORO

Di Era Robotisasi, ASN Harus Punya Kompetensi Standar Teknis

👤Bayu Anggoro 🕔Kamis 02 Desember 2021, 22:55 WIB
Nantinya, bukan tidak mungkin banyak jabatan ASN yang akan dilebur karena pekerjaannya diganti dengan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya