Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
TINGKAT kesembuhan pasien penderita virus korona di Kalimantan Selatan terus meningkat mencapai hampir 25 persen. Trend melonjaknya angka kesembuhan penderita covid ini terjadi sejak sepekan terakhir.
"Ini sesuatu yang menggembirakan jumlah pasien covid yang sembuh terus meningkat signifikan. Kita berharap pandemi ini dapat kita atasi," tutur Ketua Harian Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Kalsel, Abdul Haris Makkie, Selasa (30/6).
Meski demikian jumlah kasus positif virus korona juga terus bertambah bahkan Kalsel tercatat sebagai tiga besar provinsi dengan penambahan kasus positif tertinggi di tanah air bersama Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.
"Kita tetap menjalankan skenario dengan menggalakkan tracking, tracing dan testing di lapangan. Target kita pada Agustus pandemi ini melandai dan dapat dikendalikan," ujarnya.
Hingga Selasa (30/6) berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Kalsel, jumlah kasus positif virus korona di Kalsel sudah mencapai 3.042 kasus atau bertambah 34 orang dari hari sebelumnya. Sementara jumlah penderita sembuh bertambah 14 orang menjadi 739 orang. Tingkat kesembuhan pasien penderita virus korona ini 24,3 persen. Trend peningkatan angka kesembuhan secara signifikan terjadi sejak sepekan terakhir dimana pekan sebelumnya tercatat ada 2.569 kasus positif virus korona dengan jumlah penderita sembuh 400 orang.
baca juga: Mulai 1 Juli Candi Prambanan dan Ratu Boko Dibuka Untuk Umum
Sedangkan jumlah penderita covid di Kalsel yang meninggal dunia tercatat sebanyak 186 orang atau 6,1 persen. Jumlah kasus positif virus korona terbanyak berasal dari Kota Banjarmasin yaitu sebanyak 1.304 kasus dan terkecil Kabupaten Hulu Sungai Tengah 34 kasus. Pada bagian lain Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19 Kota Banjarmasin, Machli Ryadi menyebut ada sekitar 20 orang tenaga medis dan karyawan di RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin menunjukkan hasil reaktif saat dilakukan rapid test. Di Kalsel diperkirakan ada puluhan tenaga medis ikut terpapar virus korona. (OL-3)
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan membentuk dan merekrut 50 orang relawan Komando Cadangan (Komcad) guna memperbesar dan memperkuat kemampuan TNI.
Inovasi ini bertujuan mempercepat distribusi bahan pokok ke wilayah yang mengalami kendala pasokan atau lonjakan harga signifikan.
Peristiwa terbakarnya batubara di kawasan tambang KM 171, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu menjadi bukti buruknya tata kelola pertambangan di Provinsi Kalimantan Selatan.
BNPB menyebur memasuki awal Maret, bencana hidrometeorologi masih mendominasi di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Jawa Timur (Jatim).
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menyatakan bahwa paparan dan usulan yang disampaikan oleh Anggota DPD RI Muhammad Hidayattollah menjadi catatan dan atensi bagi kementerian.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup akan melakukan audit lingkungan terhadap 182 perusahaan tambang dan sawit yang dinilai menjadi penyebab kerusakan lingkungan dan bencana banjir
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved