Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJAK pandemi korona, pendapatan para pengusaha jasa salon dan kecantikan di Temanggung, Jawa Tengah mengalami penurunan antara 50 hingga 70 persen. Mereka masih memikirkan upaya menggaet konsumen lagi agar bisnis mereka tetap berjalan.
Tanti,30, salah seorang pemilik salon rambut dan kecantikan di daerah Banyuurip Tengah, Kecamatan Temanggung mengatakan, pada awal merebak kasus korona sekitar Maret hingga April lalu pendapatannya telah berkurang sekitar 50 persen. Pada Mei hingga Juni pendapatannya makin berkurang hingga mencapai 70 persen.
"Pendapatannya turun 50 persen ada. Sekarang malah sudah turun 70 persen," kata Tanti,di Temanggung, Kamis (25/6).
Namun ia enggan menyebutkan berapa persisnya angka pendapatan dari bisnis salonnya. Ia mengungkapkan, sebenarnya ia dan pegawainya takut tertular virus saat tetap bekerja di masa pandemik. Soalnya ia harus bersentuhan langsung dengan konsumen jika hendak merawat rambut, wajah, maupun perawatan badan konsumennya. Namun ia memilih tetap membuka salon agar bisnisnya tetap berjalan.
"Tapi bagaimana lagi, dilema juga. Mau kerja juga was-was," ujarnya.
Karena itu, ia melakukam antisipasi untuk diri sendiri dengan menerapkan protokol kesehatan. Di antaranya, tetap mengenakan masker saat bekerja dan sering mencuci tangan menggunakan sabun. Ia juga meminta pengunjung mencuci tangan dengan sabun.
"Kalau mau dibilang takut mungkin semua orang tetap takut ya. Tapi aktifitas harus terus berputar juga. Jadi kita antisipasi semaksimal mungkin. Yang datang suruh cuci tangan dulu di depan, lalu handel pintu kita lap air sabun tiap tamu pulang," katanya.
baca juga: Jepara Siapkan Tes Massal Antisipasi Lonjakan Positif Covid-19
Namun demikian, konsumen yang datang ke salonnya juga berkurang drastis sejak pandemik. Saat ini ia tengan memikirkan cara agar pemasukan dari bisnis salonnya kembali stabil.
"Kita ya masih bingung, lagi penjajakan juga kira-kira gimana cara mengatasinya."
Aliya,27, pengelola salon kecantikan di Kecamatan Tembarak mengalami hal yang sama. Pemasukannya juga menurun hampir 50 persen sejak pandemik korona. Pihaknya juga menerapkan protokol kesehatan untuk menjaga diri agat tidak tertular virus. (OL-3)
Pengelolaan logistik masih menjadi beban biaya dan operasional bagi banyak pelaku UMKM, khususnya yang sedang berupaya memperluas pasar.
PEMERINTAH Kota Palu, Sulawesi Tengah, menargetkan pembentukan 46 Koperasi Merah Putih rampung pada tahun ini. Target tersebut disesuaikan dengan jumlah kelurahan yang ada.
Sepanjang 2025, perusahaan fintech lending AdaKami menyalurkan dukungan kepada delapan UMKM dari berbagai sektor melalui program Usaha Bareng AdaKami.
Program LAKSMI sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Kemendagri mendorong pemerintah daerah untuk mengoptimalkan pemanfaatan stadion sebagai upaya memperkuat ekosistem sepak bola sekaligus pemberdayaan UMKM.
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI, Prof Tjandra Yoga Aditama, menjelaskan potensi influenza A (H3N2) subclade K atau Super Flu menjadi pandemi tergantung dari 3 faktor.
Peneliti simulasi wabah H5N1 pada manusia. Hasilnya, hanya ada jendela waktu sangat sempit untuk mencegah pandemi sebelum penyebaran tak terkendali.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti mengatakan selama tidak ada deklarasi epidemi di daerah maka korban keracunan MBG akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
Adanya hewan hidup dan hewan yang baru disembelih di area yang sama meningkatkan paparan cairan tubuh dan feses yang mengandung virus.
Ahli epidemiologi Michael Osterholm memperingatkan dunia agar bersiap menghadapi pandemi mematikan berikutnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved