Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
Ratusan personel Polresta Tasikmalaya secara langsung menggelar bantuan sosial (Bansos) di hari Bhayangkara ke-74 tahun terutama bagi warga yang terdampak pandemi Covid-19. Penyaluran tersebut dilakukannya dengan cara menggunakan motor trail menuju pelosok dan mencari warga masyarakat terutamanya kaum disabilitas.
Kapolresta Tasikmalaya AKB Anom Karibianto mengatakan, bantuan sosial yang dilakukan di hari Bhayangkara ke 74 tahun sebagai wujud kepedulian anggota terutama kepada warga tak mampu yang terdampak Covid-19 sasaran yang diberikannya mulai dari kaum disabilitas, penghuni panti jompo, yatim piatu, dan fakir miskin serta lanjut usia (Lansia). Karena, selama ini masih banyak warga dari pelosok perkampungan tak mendapatkan bantuan.
"Bantuan sembako yang diberikannya selama ini dilakukan dengan cara door to door supaya tidak terjadi kerumunan warga, tapi sebagian harus tetap jaga jarak, tetap memakai masker. Namun, bantuan tersebut diberikannya supaya mereka bisa merasakannya selama pandemi Covid-19 terutama memutuskan mata rantai," katanya, Rabu (24/6/2020)..
Baca Juga: Polres Tasikmalaya Kota Bersih-Bersih Tangkal Korona dan DB
Anom mengatakan, ratusan paket sembako itu berisikan beras, sarden, mi instan, terigu, kecap dan minyak goreng serta lainnya. Akan tetapi, bantuan tersebut akan terus dilakukan supaya perekonomian mereka juga terbantu selama pandemi Covid-19 setelah pemerintah daerah memperpanjang kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap ke IV.
"Penyaluran bantuan sosial yang dilakukannya selama ini dibantu oleh TNI dengan menyasar perkampungan, dan mereka menggunakan puluhan motor trail memasuki pelosok agar warga mendapatkannya. Karena, bantuan ini berasal dari dana urunan para anggota yang sangat peduli dengan rakyatnya meskipun tak hanya memberikan pelayanan setiap hari tapi ada rasa kepedulian bagi mereka," ujarnya.
Sementara itu, Juningsih, 50, warga Sukaratu mengatakan, dirinya berterima kasih kepada anggota Polisi yang selama ini memberikan ratusan paket sembako dengan menyusuri pelosok pemukiman yang mana kondisinya itu jauh dari pusat pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya. Namun, pemberian sembako ini akan tetap digunakanmya untuk menyambung hidup selama masa korona.
Baca Juga: Polres Tasikmalaya Bantu Penyuluh Agama
"Alhamdulilah, kami sudah menerima bantuan paket sembako dan saya juga senang semua warga mendapatkan. Bantuan yang selama ini diberikannya memang sudah menunggu dan sekarang baru diterima, bantuan berisikan beras, telur, minyak goreng dan lainnya akan digunakan untuk keluarga yang masih hidup di masa kini meskipun untuk harga beras sendiri stabil termasuk sayuran," pungkasnya. (Kristiadi/AD/OL-10)
Kepala Staf Kogabwilhan III, Marsekal Muda TNI Joko Sugeng Sriyanto mengatakan, bantuan ini sebagai bentuk wujud nyata hadirnya negara di tengah masyarakat.
Guna mengantisipasi kenaikan harga yang ekstrem, Pemko Pekanbaru telah menyiapkan langkah darurat berupa Operasi Pasar.
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir pelaku usaha pangan yang menjual komoditas di atas HET jelang Nataru
Kenaikan tidak hanya terjadi pada cabai. Komoditas bumbu dapur lainnya seperti bawang merah
Diskumindag Kota Sukabumi terus memantau pergerakan harga dan berkoordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
Kenaikan harga ini sudah berlangsung hampir dua minggu
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved