Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
Keuskupan Maumere menyatakan aktivitas beribadah langsung di gereja di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur akan diaktifkan awal Juli 2020.
Sekretaris Keuskupan Maumere, Romo Epi Rimo menuturkan memasuki era new normal ini, ibadah bersama di gereja baru akan diterapkan pada awal Juli mendatang dengan penerapan protokoler kesehatan covid-19. Namun, lansia dan anak-anak dilarang mengikuti misa di gereja.
"Awal Juli sudah bisa diberlakukan misa di gereja dengan berpijak pada pedoman perayaan ekaristi Keuskupan Maumere menyambut new normal," kata Romo Epi, Senin (22/6).
Dalam penerapan kenormalan baru di gereja, lanjutnya, tidak semua umat boleh mengikuti misa bersama di gereja. Khusus bagi lansia dan anak-anak dilarang mengikuti misa di gereja.
"Lansia dan anak-anak serta orang yang sakit, kita tidak izinkan mengikuti misa di gereja. Mereka nanti misa di rumah saja melalui live streaming," jelas Romo Epi.
Baca juga: Tersambar Petir, Kapal Nelayan Sungailiat Pecah Lalu Tenggelam
Umat yang ingin mengikuti misa di gereja, imbuhnya, diimbau agar tetap mengenakan masker dan mencuci tangan di depan gereja.
Bila memungkinkan, katanya, pihaknya akan melakukan pengukuran suhu tubuh bagi umat yang hendak mengikuti misa di gereja.
"Kita akan gelar pertemuan dengan seluruh pastor pada Rabu (24 Juni) untuk melakukan sosialisasi dan simulasi pedoman protokol misa, sehingga pemberlakuan misa di awal Juli, mereka telah siap," papar Romo Epi.
Dia menambahkan bahwa selain pedoman misa pada hari minggu, pihaknya juga akan membahas tentang perayaan misa di sakramen-sakramen lainnya, karena liturgi kita sangat komunikatif.
"Umat dan pemimpin misa terlibat aktif dalam perayaan misa. Jadi, perlu diatur secara baik dan sangat hati-hati. Prinsip protokol kesehatan harus diterapkan," tegasnya. (OL-14)
Persepsi ini lahir dari cara pandang lama yang mengabaikan prinsip gizi seimbang. Padahal ukuran kesehatan tidak bisa hanya dilihat dari tampilan fisik semata.
Paparan gawai pada fase krusial pertumbuhan (usia 5 hingga 15 tahun) berisiko memicu gangguan tumbuh kembang yang menetap hingga dewasa.
Skrining pendengaran pada anak sejak dini menjadi kunci vital dalam menjaga kualitas hidup dan fungsi komunikasi buah hati.
Fungsi pendengaran memiliki kaitan erat dengan kemampuan bicara anak.
Orangtua diimbau untuk tidak membawa anak ke tempat yang terlalu padat guna meminimalisir risiko infeksi.
Kunci utama keberhasilan aturan pembatasan gawai bukan hanya pada larangan, melainkan pada keteladanan orangtua sebagai role model.
Biasanya kalau di tempat ramai, dia (lansia) itu sudah merasa enggak bisa (mendengar). Itu disebut sebagai cocktail party deafness.
Penurunan fungsi pendengaran sering dianggap sebagai konsekuensi alami dari pertambahan usia.
Ingin mudik aman tanpa drama? Simak panduan lengkap manajemen stres dan kenyamanan kabin khusus untuk perjalanan bersama anak-anak dan lansia di sini
Efektivitas terapi kanker harus berjalan selaras dengan kondisi fisik dan psikologis pasien.
Kemensos bersama Badan Gizi Nasional (BGN) mematangkan skema pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.
Studi JAMA 2026 ungkap 32% kasus demensia terkait gangguan pendengaran. Simak tanda awal dan cara alat bantu dengar cegah penurunan kognitif hingga 50%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved