Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
RUMAH Sakit Prima Husada Cipta Medan (RS PHC Medan) milik PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1, sudah dapat memberikan layanan pemeriksaaan swab PCR (Polymerase Chain Reaction) untuk Covid-19, terhitung mulai tanggal 11 Juni 2020.
RS PHC Medan menjadi rumah sakit BUMN pertama di wilayah Sumatera Utara yang dapat melakukan pemeriksaan dengan menggunakan metode swab dan pemeriksaan menggunakan PCR.
Alat PCR tersebut merupakan bantuan pinjaman yang diberikan dari Kementerian BUMN melalui Pertamina Bina Medika IHC, dalam rangka upaya mempercepat penanganan pandemi Covid-19 yang ada di wilayah Sumatera Utara (Sumut).
“Pemeriksaan swab PCR di RS PHC Medan memiliki kapasitas 380 sampel sekali running. Di tahap awal RS PHC Medan dapat mengerjakan 50 sampel per hari dikarenakan alat ekstraksi yang dimiliki masih manual,” ujar dr. Rudi Susanto, Direktur Utama PT Prima Husada Cipta Medan, kepada wartawan di Belawan, Sabtu (13/6).
Namun, lanjut dia, secara bertahap akan ditingkatkan kapasitas pemeriksaannya menjadi 180 sampel per hari jika ekstraksi automatik yang sedang dalam perencanaan pembelian, tiba di RS PHC Medan.
Saat ini, menurut Rudi, RS PHC Medan melakukan optimalisasi alat PCR tersebut dengan beberapa sampel dari internal, serta bekerja sama dengan bagian mikrobiologi Fakultas Kedokteran USU.
Lebih lanjut, Rudi menerangkan jadwal pelayanan untuk pemeriksaan swab PCR Covid-19 bagi pasien mandiri dan rumah sakit.
Untuk pasien mandiri yang ingin melakukan swab PCR Covid-19 atau bagi rumah sakit yang ingin mengirimkan sample hasil swab, dapat langsung mendatangi RS PHC Medan di Jl. Stasiun No.92 Belawan atau dapat mengunjungi Klinik Pratama Krakatau di Jl. Gunung Krakatau No. 112, Medan.
“RS PHC Medan juga siap melayani kunjungan ke tempat pasien atau kantor-kantor untuk pengambilan swab PCR Covid-19, dengan ketentuan minimal untuk 10 orang secara kolektif,” jelas Rudi.
Dengan adanya laboratorium Biomolekuler PCR di RS PHC Medan, semakin menambah jumlah laboratorium Biomolekuler PCR yang sebelumnya telah beroperasi di Sumatera Utara, seperti di RS Adam Malik, RS USU, dan Fakultas Kedokteran USU.
“Kehadiran Laboratorium Biomolekuler PCR ini merupakan bentuk dukungan Kementerian BUMN melalui Pelindo 1 yang diharapkan dapat mempercepat penanganan Covid-19 khususnya dalam hal pemeriksaan swab PCR di Sumatera Utara,” tutup Rudi. (OL-09)
Kemenkes menegaskan rumah sakit tidak boleh menolak pasien peserta PBI dengan status JKN nonaktif sementara hingga tiga bulan.
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa tidak boleh ada rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang menolak melayani pasien peserta BPJS segmen PBI
Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia, dengan angka kejadian yang terus meningkat seiring perubahan gaya hidup.
Saat ini, fasilitas kesehatan maupun SDM kesehatan di Indonesia sudah sangat baik dan tidak kalah dengan rumah sakit di Malaysia maupun Singapura.
Biaya pengobatan di Penang, termasuk tindakan medis serius, seringkali lebih terjangkau daripada RS swasta premium di Indonesia.
Penelitian University of Leeds terhadap 1.832 pasien menunjukkan bahwa kenyamanan selama perawatan memiliki korelasi positif terhadap proses pemulihan pasien.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved