Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
TANAH longsor di tepi Danau Singkarak, kawasan Kandang Itiak, Jorong (dusun) Kubu Gadang Nagari (desa) Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat, Rabu (3/6) malam, menyebabkan lima rumah dan 1 musala terdampak. Beruntung tidak ada korban jiwa.
Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma bersama Ketua DPRD Rony Mulyadi Dt. Bungsu yang didampingi tiga anggota DPRD, Dandim 0307 Tanah Datar Letkol. Inf. Edi S. Harahap, Polres Padang Panjang diwakili Kapolsek Batipuh Selatan, Kadis Sosial Yuhardi, Kalaksa BPBD Thamrin dan instansi terkait lainnya mengantarkan bantuan berupa beras, telur, mie, food ware, terpal, paket lauk pauk dan biskuit, Kamis (4/6) di rumah penduduk setempat.
"Atas nama masyarakat Tanah Datar dan rombongan, kami sampaikan ungkapan turut sedih atas musibah ini, dan mendoakan agar cepat teratasi. Percayalah Allah SWT memberikan cobaan kepada hamba yang sanggup untuk memikulnya, sabar, ikhlas, tetap berusaha serta berdoa tentu diharapkan kepada Bapak dan ibu yang terdampak," ujar Zuldafri.
Namun, tambah Zuldafri, bantuan yang diberikan saat ini merupakan bantuan awal untuk bapak ibu yang rumahnya terdampak. "Bantuan yang kami serahkan ini merupakan bantuan awal sebagai bukti pemerintah ada untuk masyarakat, dan bantuan untuk Bapak Ibu terdampak selanjutnya tentu ada, namun tentu persyaratan administrasi harus dilengkapi," katanya.
Selanjutnya, Zuldafri Darma berharap dinas terkait bersama camat, wali nagari, wali jorong bersama masyarakat terdampak serta instansi terkait lainnya untuk duduk bersama bermusyawarah terhadap kemungkinan dan antisipasi bencana lanjutan.
"Sesuai data, kejadian bencana di sini sudah untuk kedua kalinya, karena itu Saya harap Instansi terkait bersama masyarakat bersepakat apakah ada kemungkinan untuk berpindah ke lokasi baru. Pemerintah siap membantu melalui dinas terkait," ujar Wabup.
Sementara itu Wali Nagari Sumpur Ade Enriko menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan pemerintah Kabupaten bersama rombongan. "Memang di lokasi ini sudah kali kedua bencana ini, dan kunjungan pak Wabup bersama Pak Dandim dan Bapak Ibu anggota dewan bisa menjadi sitawa sidingin bagi kami," ujarnya.
Sekaitan permintaan Wabup Zuldafri, kemungkinan untuk dipindah ke lokasi lain, ia menyampaikan akan lakukan pembicaraan selanjutnya. "Tentunya informasi dan permintaan pak Wabup untuk pindah ke lokasi akan kita bicarakan lebih lanjut, bersama masyarakat terdampak dan instansi terkait lainnya," katanya.
Hal yang sama disampaikan Kamrita mewakili DPRD lainnya yang hadir, ia menyampaikan turut berduka atas musibah yang melanda dan berharap sabar dan tabah.
Kamrita menambahkan, ia telah berkoordinasi dengan pihak provinsi terkait penanganan bencana ini. "Jalan ini merupakan jalan provinsi, dan setelah berkoordinasi, kemungkinan gorong-gorong air di lokasi ini akan dijadikan lebih besar lagi, sehingga akan lebih aman ke depan," tukasnya. (OL-13)
INTENSITAS bencana tanah longsor akibat cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi di Kota Depok, Jawa Barat per Februari 2026 meningkat.
Bencana hidrometeorologi melanda negara bagian Minas Gerais, Brasil. Sedikitnya 32 orang tewas dan ribuan warga kehilangan tempat tinggal akibat curah hujan ekstrem.
Bencana longsor dan banjir melanda Minas Gerais, Brasil. 30 orang tewas dan 39 lainnya masih hilang di bawah puing-puing bangunan.
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Tasikmalaya menyebabkan tebing setinggi sekitar 30 meter longsor.
Sebanyak 35 rumah rusak berat serta tertimbun akibat tanah longsor yang terjadi pada November 2025.
BENCANA longsor yang melanda Desa Sibio-bio, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, pada 25 November sekitar pukul 11.00 WIB menyisakan duka mendala.
PT Kereta Api Indonesia II Sumatera Barat (Sumbar) mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas di sekitar jalur rel, termasuk kegiatan menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit.
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumbar masih berjalan melalui kerja tim terpadu lintas sektor.
PEMERINTAH pusat telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat (Sumbar), untuk kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved