Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan akan menjadikan asrama haji Syamsudin Noor sebagai lokasi karantina khusus penderita virus korona. Jumlah kasus positif virus korona di Kalimantan Selatan saat ini sudah mencapai angka 1.033 kasus.
"Melihat kondisi peningkatan jumlah positif virus korona yang terus meningkat maka kita akan mengerahkan semua sumber daya termasuk penambahan fasilitas karantina dan rumah sakit," tutur Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Kalsel, Muslim, Kamis (4/6).
Saat ini lokasi karantina khusus yang dikelola gugus tugas provinsi yaitu Balai Diklat Hambulung dan Bapelkes yang berlokasi di Kota Banjarbaru.
"Kami telah menargetkan tersedia 2.000 tempat tidur baik di rumah sakit maupun karantina khusus. Asrama Haji Syamsudin Noor menjadi alternatif lokasi karantina, sudah ada pembicaraan dengan Kanwil Kemenag setelah penyelenggaraan ibadah haji ditiadakan," tambahnya.
Menurut Muslim pihaknya akan terus menggiatkan aksi penelusuran (tracking dan tracing) warga terduga terpapar virus korona di lapangan. Gugus tugas covid Kalsel menargetkan pada Agustus mendatang pandemi virus korona sudah dapat dike dikendalikan. Terkait hal ini pula pihaknya akan meminta dukungan unit PCR mobile kepada pemerintah pusat agar penanganan virus korona dapat lebih maksimal.
Saat ini tercatat jumlah kasus positif virus korona sudah mencapai angka 1.033 kasus bertambah 64 kasus dari hari sebelumnya. Tercatat ada 841 orang tengah dirawat di sejumlah rumah sakit dan lokasi karantina khusus. Sejaug ini jumlah penderita yang berhasil disembuhkan hanya 10 persen atau 101 orang dan penderita meninggal 91 orang atau sembilan persen.
baca juga: Ganjar Ingatkan Daerah Jangan Tergesa-gesa New Normal
Kemudian ada 777 orang dalam status orang dalam pemantauan (ODP) dan 207 orang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). Pasien covid-19 terbanyak berasal dari Kota Banjarmasin sebanyak 476 orang disusul Kabupaten Tanah Bumbu 133 orang, Kabupaten Banjar 115 orang dan Kabupaten Barito Kuala 89 orang. (OL-3)
Inovasi ini bertujuan mempercepat distribusi bahan pokok ke wilayah yang mengalami kendala pasokan atau lonjakan harga signifikan.
Peristiwa terbakarnya batubara di kawasan tambang KM 171, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu menjadi bukti buruknya tata kelola pertambangan di Provinsi Kalimantan Selatan.
BNPB menyebur memasuki awal Maret, bencana hidrometeorologi masih mendominasi di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Jawa Timur (Jatim).
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menyatakan bahwa paparan dan usulan yang disampaikan oleh Anggota DPD RI Muhammad Hidayattollah menjadi catatan dan atensi bagi kementerian.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup akan melakukan audit lingkungan terhadap 182 perusahaan tambang dan sawit yang dinilai menjadi penyebab kerusakan lingkungan dan bencana banjir
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan meningkatkan status kebencanaan menjadi tanggap darurat bencana hidrometeorologi menyusul semakin parahnya kondisi banjir di wilayah tersebut.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved