Kamis 04 Juni 2020, 08:55 WIB

Pemkab Sikka Klaim Belum Ada Transmisi Lokal Korona

Gabriel Langga | Nusantara
Pemkab Sikka Klaim Belum Ada Transmisi Lokal Korona

MI/Gabriel Langga
Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo

 

PEMKAB Sikka, NTT mengklaim hingga saat ini belum ada kasus transmisi lokal yang terkonfirmasi positif korona.

"Kita sudah sukses sebenarnya. Kalau mau hitung se-NTT, paling sukses dalam penanganan virus korona adalah Kabupaten Sikka. Kita menerima jumlah pasien positif korona begitu banyak yang berasal dari klaster KM Lambelu dan klaster lainnya. Kita bisa karantina mereka. Tetapi saat ini kita belum memiliki kasus transmisi lokal," ujar Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, Kamis (4/6).

Bupati Sikka menegaskan, ada beberapa kabupaten yang ada di NTT sudah memiliki kasus transmisi lokal.

"Kalau sudah ada kasus transmisi lokal maka angka pasien positif korona akan naik terus karena virus ini sudah menyebar di masyarakat. Kalau di Sikka, virusnya hanya menyebar di tempat isolasi dan karantina, sehingga sampai saat ini belum ada transmisi lokal yang terkonfirmasi positif korona," ungkap dia.

Bupati Sikka menyampaikan, Sikka perlu mewaspadai transmisi lokal positif korona dari kabupaten lain yang masuk di kabupaten Sikka sehingga ia akan melakukan pengetatan di setiap perbatasan.

"Yang kita sama-sama jaga ini, jangan sampai adanya transmisi lokal di Sikka. Apabila terjadi, kita akan kepung wilayah itu sehingga virus hanya menyebar di wilayah itu saja. Pekerjaan paling berat itu hadapi transmisi lokal," kata Bupati Sikka.

Untuk mencegah transmisi lokal terserang positif korona, ia meminta masyarakatnya dalam melakukan aktivitas harus taat menegakkan protokol kesehatan antara lain menggunakan masker. 

"Masker itu menjadi utama. Virus ini masuk lewat hidung, mata dan mulut. Mata ini tidak mengeluarkan cairan. Tetapi kita semua harus menutup mulut dan hidung menggunakan masker. Kita menggunakan masker juga belum aman karena mata kita masih terbuka sehingga kita berharap harus pastikan lawan bicara kita harus menutup mulut dan hidung," papar Bupati Sikka

Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus mengungkapkan, hingga saat ini belum terjadi transmisi lokal penyebaran virus korona di Kabupaten Sikka. Ia berkesimpulan, belum adanya transmisi lokal karena berdasarkan hasil swab 25 orang yang kontak dengan pasien positif korona hasilnya negatif.

"Hasilnya negatif. Kita berkesimpulan untuk sementara Sikka belum ada transmisi lokal terserang virus korona," ungkapnya.

baca juga: ABK Warga Klaten Terkonfirmasi Positif Covid-19 

Petrus Herlemus juga tetap mewaspadai kemungkinan terjadi penyebaran virus korona lewat transmisi lokal. Untuk itu, ia minta masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Pasien positif korona dirawat di Sikka ada 21 orang. Sementara ada 6 pasien positif korona yang telah dinyatakan sembuh dan sudah pulang ke rumahnya masing-masing," pungkas Petrus Herlemus.(OL-3)
 

Baca Juga

MI/Widjajadi

Takbir Keliling Terjadi di Kawasan Dalam Benteng Keraton Surakarta

👤Widjajadi 🕔Kamis 13 Mei 2021, 00:06 WIB
Usai salat tarawih, Rabu (12/5), jemaah masjid di kawasan permukiman Baluwarti yang berada di dalam benteng Keraton Surakarta melakukan...
ANTARA/Raisan Al Farisi

Sengketa Ketenagakerjaan, PT Masterindo Jaya Abadi Ajukan Kasasi

👤Bayu Anggoro 🕔Rabu 12 Mei 2021, 22:55 WIB
Perusahaan sudah mengajukan kasasi ke MA karena ada diktum yang tak...
Antara

Jelang Lebaran, 431 Ribu Kendaraan Melintas di Tol Trans Sumatera

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 12 Mei 2021, 21:36 WIB
Hingga Selasa (11/05), tercatat total 519 kendaraan yang diputarbalikan dari 3.840 kendaraan yang...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Toleransi tak Pernah Putus di Adonara

Bencana membuat masyarakat Adonara semakin rukun. Ramadan lebih mempersatukan mereka.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya