Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS peredaran tembakau sintetis mengandung narkoba marak terjadi di wilayah hukum Polres Cimahi. Tingginya harga jual untuk satu gram tembakau sintetis membuat para produsen dan bandar tertarik menjual barang ini. Seperti yang dikerjakan tersangka PS ,20, dan DS ,19. Dalam sekali produksi, mereka berdua bisa meraup keuntungan sebesar Rp.175 juta/minggu. Atau dalam setiap 1 gram bibit (synthetic cannabinoid) menghasilkan 50 gram tembakau sintetis dengan harga jual Rp350-400 ribu/5 gram.
Pengungkapan kasus ini berawal ketika salah satu tersangka, PS ditangkap pada Minggu (31/5) dini hari di Jalan Pasir Kaliki, Kelurahan Pasir Kaliki, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi saat mengatarkan lima plastik bening berisi tembakau sintetis kepada anggota polisi yang menyamar sebagai pembeli.
"Berdasarkan barang bukti yang kami dapat, tersangka langsung ditangkap dan diamankan ke kantor polisi," kata Kapolres Cimahi, AKBP M. Yoris Maulana Yusuf Marzuki, Selasa (2/6).
Hasil pengembangan terhadap tersangka yang sudah ditangkap, Satuan Reserse Narkoba Polres Cimahi kemudian menggerebek sebuah rumah produksi tembakau sintetis di Gang Warna Cinta, Kelurahan Cibaduyut Kecamatan Bojongloa Kidul Kota Bandung pada Senin (1/6) malam.
"Kami ringkus tersangka DS di rumahnya beserta sejumlah alat pembuatan tembakau sintetis dan sejumlah barang siap edar," bebernya.
Menurut Yoris, tersangka DS mengaku membuat sendiri tembakau sintetis di rumah kontrakkannya. Barang yang mereka jual diberi label Banana Candy, Nataradja Dance Shiva dan Bali Indonesia yang dipasarkan melalui akun Instagram ZETAS.STUFF.
"Tersangka DS berperan sebagai pemodal sekaligus membantu PS dalam mengedarkan tembakau sintetis melalui akun Instagram," ungkapnya.
baca juga: Operasi Pasar Bulog Larantuka Diubah Menyesuaikan Pandemi
Selama ini, mereka biasa mengedarkan tembakau sintetis di wilayah Bandung Raya bahkan hingga di pulau Jawa. Akibat perbuatannya itu, para tersangka dijerat pasal berlapis UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda maksimal Rp8 miliar.
"Setelah pembeli memesan, barang biasanya langsung diantarkan dengan pola COD (Cash on Delivery) oleh tersangka," tambahnya. (OL-3)
Fakta mengkhawatirkan mengenai infiltrasi narkoba yang kini telah menyusup ke berbagai sektor, mulai dari perkantoran, instansi pemerintahan, hingga lembaga pendidikan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba hingga ke tingkat desa.
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar keberadaan clandestine laboratory atau pabrik narkotika ilegal milik jaringan internasional.
Rano menjelaskan bahwa Jakarta membutuhkan kebijakan yang mampu menyatukan aspek pencegahan, pemberantasan, penanganan, serta rehabilitasi.
Menjelang persidangan, Ammar Zoni tampak percaya diri. Ia bahkan menyatakan keyakinannya akan segera bebas dari jeratan hukum.
Di era Presiden Prabowo Subianto, perang melawan narkotika kini tidak lagi hanya bertumpu pada penindakan hukum, melainkan menempatkan penyelamatan generasi muda.
Kemudian apabila koordinator demo tidak melaporkan rencana demonstrasi dan tidak terjadi apa-apa atau keonaran maka dirinya tetap tidak akan dipidana.
Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta bukan sekadar peristiwa kriminal biasa, melainkan merupakan simbol dari luka sosial yang lama terpendam di dunia pendidikan.
Projo menyatakan dukungan terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, menuai sorotan pengamat politik Hendri Satrio.
Said mengaku tidak setuju dengan anggapan partai sebagai tempat berlindung dari jeratan pidana. Ia mengatakan partai merupakan tempat untuk bertukar pikiran demi kemajuan bangsa.
Anak akan mengalami kesulitan dalam meregulasi emosi dan merasa putus asa karena dari stigma negatif dari lingkungannya.
Anak yang kurang mendapat nilai dari keluarga juga memengaruhi mereka dalam meregulasi emosinya saat menghadapi keinginan yang belum terpenuhi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved