Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAKU penyerangan Polsek Daha Selatan, Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (1/6), yang menewaskan satu anggota polisi itu, diduga simpatisan ISIS.
"Dia simpatisan ISIS," kata Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan Kombes Mochamad Rifai, Senin (1/6).
Namun, Rifai belum memerinci identitas orang tidak dikenal (OTK) atau pelaku penyerangan tersebut. Pelaku berhasil dilumpuhkan oleh personil Polres Hulu Sungai Selatan saat bersembunyi di ruang Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).
"Pelaku meninggal dunia di rumah sakit," ujar Rifai.
Menurut Rifai, tindakan tegas dan terukur diambil petugas karena pelaku tidak mengindahkan peringatan. Pelaku juga enggan menyerahkan diri.
Baca juga : Hujan Deras Tumbangkan Pohon dan Longsor di Badung, Bali
Setelah itu, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kemudian menemukan sejumlah barang bukti, yakni satu unit sepeda motor yang dipakai pelaku, sebuah jeriken bensin, sebilah samurai, dokumen-dokumen beridentitas ISIS seperti syal dan kartu identitas ISIS, selembar surat wasiat bertulis tangan dan Al-qur'an kecil yang disimpan dalam tas pinggang pelaku.
"Motifnya masih kita dalami," ungkap Rifai.
Sebelumnya dikabarkan Polsek Daha Selatan, Kalimantan Selatan diserang OTK pada Senin (1/6) pukul 02.15 WIB. Dua orang anggota yang bertugas di ruang SPKT menerima bacokan samurai, satu di antaranya meninggal dunia.
Sebelum menyerang anggota polisi, OTK terlebih dahulu membakar mobil patroli yang tengah parkir di halaman kantor kepolisian tersebut. (OL-2)
KPF Masyarakat Sipil menyatakan kematian pengemudi ojol Affan Kurniawan pada 28 Agustus 2025 sebagai pembunuhan. Temuan ini memicu lonjakan aksi demonstrasi di 76 kota di Indonesia.
Polres Metro Bekasi menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus kematian seorang mahasiswi yang ditemukan meninggal dunia di sebuah apartemen di wilayah Cikarang Utara.
Polisi ungkap motif pembunuhan ZA di eks Kampung Gajah Bandung Barat. Tersangka YA diduga posesif dan sakit hati karena korban ingin mengakhiri pertemanan.
Terungkap motif pembunuhan siswa SMP di eks Kampung Gajah. Pelaku sakit hati diputus pertemanan, tusuk korban 8 kali, dan buat alibi palsu diculik.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan tidak akan memberi toleransi kepada pelaku pembunuhan gajah yang ditemukan mati dalam kondisi dimutilasi.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa tindakan ini telah direncanakan secara matang.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Rano Alfath, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan yang menewaskan AT (14).
Kapolri menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat yang mencoreng nama baik Korps Brimob Polri.
Proses hukum terhadap tersangka, yang merupakan oknum anggota Brimob berinisial Bripda MS, harus dilakukan secara terbuka tanpa ada upaya menutupi fakta.
Setelah putusan etik ditetapkan, pelaku akan langsung dikembalikan ke wilayah hukum Polres Tual untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum pidana.
Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kembali proses hukum kerusuhan Agustus 2025.
Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti penting, mulai dari proyektil peluru hingga rekaman CCTV guna mengidentifikasi pelaku penembakan di rumah anggota DPRD Jateng.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved