Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
JAJARAN kepariwisataan di Daerah Istimewa Yogyakarta kini tengah mempersiapkan diri masuk ke new normal.
Kepala Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta, Singgih Raharjo, Jumat (22/5) mengatakan The New Normal merupakan kondisi pariwisata Pascapandemi covid-19. Para wisatawan nantinya akan sangat peduli dan menuntut terhadap terhadap standar kebersihan, kesehatan dan keamanan di destinasi wisata.
"Dinas Pariwisata DIY bersama GIPI DIY sedang menyiapkan pemenuhan standar dan fasilitas tersebut yang akan diberlakukan di semua Industri Pariwisata di DIY termasuk Destinasi Wisata di DIY," katanya.
Ia menyebutkan, beberapa kegiatan menuju The New Normal yang tengah berlangsung antara lain pembersihan destinasi wisata, perbaikan fasilitas, penambahan fasilitas, penyediaan tempat cuci tangan dan peningkatan kualitas SDM yang akan mengawaki kepariwisataan pada New Normal.
"Tidak kalah penting adalah menyusun SOP terkait standar protokol kebersihan, kesehatan dan keamanan untuk," katanya.
Dikatakannya, standar protokol kebersihan, kesehatan dan keamanan ini akan berlaku untuk akomodasi, restoran, transportasi, destinasi dan event.
Selain itu, kata dia, telah dan sedang berlangsung pula sosialisasi dan uji coba SOP standar protokol kebersihan, kesehatan dan keamanan.
"Dalam Penyiapan SOP Industri Pariwisata DIY meliputi Kesiapan dari hotel, restoran, transportasi, pemandu dan destinasi wisata dalam menerima atau melayani wisatawan dengan berpedoman pada protokol kesehatan pencegahan penularan covid-19 akan membuat wisatawan dapat merasa aman dan nyaman saat berkunjung dan menikmati sarana dan prasarana pariwisata di DIY," ujarnya.
Baca juga: Pembagian Bansos di Simalungun Dinilai Banyak Salah Sasaran
Dalam penyusunan SOP standar protokol kebersihan, kesehatan dan keamanan untuk akomodasi,restoran, transportasi, destinasi dan event ini, Dinas Pariwisata DIY berkolaborasi dan koordinasi dengan GIPI DIY yang menaungi 22 usaha jasa pariwisata.
Menurut Singgih, nantinya ketika wisatawan memasuki fasilitas pariwisata, semisal hotel tempat wisatawan menginap, akan menjalani prosedur pengecekan suhu badan, wajib mengenakan masker, penanganan kamar setelah tamu check out dan sebagainya, termasuk transportasi, daya tampung mobil menyesuaikan protocol physical distancing, penyediaan handsanitizer dan sebagainya.
Selain itu, jelasnya sebagai persiapan untuk menghadapi masa The New Normal, Dinas Pariwisata DIY juga melakukan penyiapan informasi berupa penyiapan konten video yang berisi serangkaian kegiatan kesiapan di destinasi/desa wisata, bagaimana industri pariwisata mendemonstrasikan keseriusan dalam menyiapkan higiene dan sanitasi dengan serius.
Langkah konkret Pemda DIY dalam penyiapan the new normal adalah berupa memberikan stimulus pemasangan Wastafel di 50 destinasi/desa wisata di DIY dengan pola padat karya masyarakat di destinasi dan desa wisata tersebut.
Kapan dibukanya destinasi wisata di DIY, katanya, tentunya akan memperhatikan kesiapan baik destinasi maupun SDM dan melihat situasi kondisi perkembangan Covid-19 serta setelah mendapat rekomendasi dari Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di DIY. (A-2)
HARGA pangan di Yogyakarta di momen awal puasa Ramadan 2026 menunjukkan kenaikan signifikan. Dari hasil pemantauan, beberapa harga komoditas masih tinggi dan membuat warga khawatir.
Nikmati Ramadan di Kotta GO Yogyakarta dengan promo 40 Hours Stay dan paket buka puasa Iftar Nusantara di Piyama Cafe. Hotel & Resto #1 di TripAdvisor!
BHR DIY sebut hilal awal Ramadan 1447 H di Yogyakarta mustahil terlihat Selasa (17/2) karena posisi minus 1,5 derajat di bawah ufuk. Cek hasil lengkapnya.
Musim hujan sering kali dianggap sebagai penghalang bagi sebagian orang untuk berlibur. Namun, data terbaru dari platform perjalanan digital Agoda pada Februari 2026
Jika Anda memiliki rencana untuk menikmati buka puasa di Yogyakarta, Novotel & ibis Yogyakarta International Airport Kulon Progo menjadi pilihan yang sangat menarik dan tak boleh dilewatkan.
Dinkes Kota Yogyakarta mengoptimalkan proses pemulihan kepesertaan Program PBI-JKN yang sempat dinonaktifkan.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved