Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH 12 orang dinyatakan positif Covid-19, Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur langsung bergerak cepat dengan menelusuri 12 keluarga dari 12 pasien yang dinyatakan positif Covid-19, berdasarkan uji sampel swab di laboratorium RSUD W.Z Johanes Kupang.
Hasilnya, ditemukan ada 100 orang yang kontak erat dengan 12 pasien positif covid-19 sehingga mereka harus menjalani rapid test untuk memastikan apakah reaktif atau non reaktif.
Juru bicara Satuan Gugus Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus mengatakan hasil penelusuran selama dua hari, ditemukan ada 100 orang yang melakukan kontak erat dengan pasien positif covid-19.
"100 orang yang kita rapid test ini merupakan orang-orang yang sempat berinteraksi dengan pasien positif covid-19," jelas Petrus Herlemus, Sabtu (16/5).
Ia menuturkan, rapid test terhadap 100 orang ini dilakukan di rumah masing-masing. Petrus menambahkan ada lima tim analis laboratorium yang diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan terhadap 100 orang, yang sempat kontak erat dengan pasien positif covid-19 klaster eks KM. Lambelu itu.
"Rapid testnya di rumah mereka masing-masing. Apabila 100 orang itu, hasilnya reaktif maka kita akan jemput untuk dikarantina terpusat yang sudah disiapkan oleh pemerintah," terangnya.
baca juga: Pasien Tolak Isolasi, Peluk Tetangga Agar Ketularan
Petrus Herlmus juga meminta masyarakat segera melapor kepada pemerintah apabila pernah kontak erat dengan 12 pasien positif covid-19 sehingga bisa memastikan tertular atau tidak.
"Bagi masyarakat yang pernah kontak dengan pasien positif covid-19 segera melapor. Jangan takut masyarakat harus jujur sehingga bisa membantu pemerintah untuk menekan penyebaran virus covid-19 di Kabupaten Sikka," ujarnya. (OL-3)
IA sampai pada ujung hidupnya. Tapi narasi kepergiannya tak berujung. Ia pergi dalam sunyi. Pamit dalam diam. Diam dan sunyi itu menjadi saksi terakhir ziarah hidupnya.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta lembaga terkait memberikan pendampingan psikososial untuk saudara dan keluarga anak korban bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved