Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Yogyakarta berencana menyelenggarakan rapid test massal dengan sasaran acak di sejumlah area publik usai lebaran. Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Tri Mardaya menjelaskan, rapid test massal dengan sasaran acak ini dimaksudkan untuk memperoleh gambaran kondisi transmisi lokal covid-19 di Kota Yogyakarta. Ia mengatakan, saat ini Pemkot Yogyakarta masih memiliki peralatan untuk rapid test sebanyak 3.000 unit.
"Dari jumlah itu, 240 unit di antaranya akan kami gunakan untuk rapid test ulang bagi pengunjung Indogrosir Mlati yang pada test pertama menunjukkan hasil nonreaktif," kata Tri Mardaya, Jumat (15/5).
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi menambahkan rapid test massal secara acak ini menyasar di sejumlah tempat yang biasa terjadi pengumpulan massa, baik pasar tradisional, kafe, restoran, tempat-tempat perbelanjaan dan lainnya. Namun dipastikan tidak seluruh pasar tradisional yang akan menjadi sasaran.
Sementara Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul tengah berupaya melakukan pengadaan 2.500 alat rapid test. Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan pengadaan rapid test ini mendukung pelaksanaan tes massal.
"Juga, dari sisi stok juga terus berkurang karena tes cepat terus digunakan. Untuk itu, kami tambah stok agar bisa digunakan untuk pengetesan. Saat ini masih dalam proses dan diharapkan selesai secepatnya," kata Dewi Irawaty.
baca juga: Dua Pasien Dalam Pemantauan Warga Pematangsiantar Meninggal Dunia
Dikatakan pelaksanaan tes secara massal merupakan alat deteksi dini untuk mencegah penyebaran covid-19. Terlebih Kabupaten Gunungkidul masuk zona merah transmisi lokal penyebaran covid-19. Kepala Bidang Penyebaran dan Pengendalian Penyakit, Sumitro mengatakan saat ini, sedang menargetkan 2.000 rapid test covid-19 dalam rangka mencegah penyebaran virus tersebut. Sumitro mengungkapkan stok yang dimiliki masih terbatas karena akan habis untuk pengetesan terhadap 2.000 warga di Gunungkidul. (OL-3)
Dari data semua Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) wisata di Bantul selama tujuh hari, 18 sampai 24 Maret 2026, jumlah wisatawan hanya 80.333 orang.
GUBERNUR Akademi Angkatan Udara Marsda TNI Donald Kasenda menyerahkan secara simbolis bantuan kaki palsu bersama Yayasan Kick Andy
Grand Rohan Jogja menghadirkan Kora Kora Park, wahana seru dan edukatif untuk anak. Lengkapi staycation keluarga di Yogyakarta dengan berbagai fasilitas menarik dan promo spesial.
Mantan rider Moto2 Doni Tata Pradita mendesak pembangunan sirkuit permanen di Yogyakarta. Jogja terbukti sukses mencetak pembalap level dunia seperti Veda Ega dan Aldi Satya.
MEMASUKI Hari ketiga Lebaran 2026, Senin (23/3) KAI Commuter Wilayah 6 Yogyakarta terpantau ramai lancar didominasi oleh pengguna musiman dengan volume pengguna sebanyak 48.564 orang.
Menekuni dunia dansa sejak usia 6 tahun, Angelaida telah lama diproyeksikan sebagai salah satu penari muda terbaik Tanah Air
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved