Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Yogyakarta berencana menyelenggarakan rapid test massal dengan sasaran acak di sejumlah area publik usai lebaran. Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Tri Mardaya menjelaskan, rapid test massal dengan sasaran acak ini dimaksudkan untuk memperoleh gambaran kondisi transmisi lokal covid-19 di Kota Yogyakarta. Ia mengatakan, saat ini Pemkot Yogyakarta masih memiliki peralatan untuk rapid test sebanyak 3.000 unit.
"Dari jumlah itu, 240 unit di antaranya akan kami gunakan untuk rapid test ulang bagi pengunjung Indogrosir Mlati yang pada test pertama menunjukkan hasil nonreaktif," kata Tri Mardaya, Jumat (15/5).
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi menambahkan rapid test massal secara acak ini menyasar di sejumlah tempat yang biasa terjadi pengumpulan massa, baik pasar tradisional, kafe, restoran, tempat-tempat perbelanjaan dan lainnya. Namun dipastikan tidak seluruh pasar tradisional yang akan menjadi sasaran.
Sementara Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul tengah berupaya melakukan pengadaan 2.500 alat rapid test. Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan pengadaan rapid test ini mendukung pelaksanaan tes massal.
"Juga, dari sisi stok juga terus berkurang karena tes cepat terus digunakan. Untuk itu, kami tambah stok agar bisa digunakan untuk pengetesan. Saat ini masih dalam proses dan diharapkan selesai secepatnya," kata Dewi Irawaty.
baca juga: Dua Pasien Dalam Pemantauan Warga Pematangsiantar Meninggal Dunia
Dikatakan pelaksanaan tes secara massal merupakan alat deteksi dini untuk mencegah penyebaran covid-19. Terlebih Kabupaten Gunungkidul masuk zona merah transmisi lokal penyebaran covid-19. Kepala Bidang Penyebaran dan Pengendalian Penyakit, Sumitro mengatakan saat ini, sedang menargetkan 2.000 rapid test covid-19 dalam rangka mencegah penyebaran virus tersebut. Sumitro mengungkapkan stok yang dimiliki masih terbatas karena akan habis untuk pengetesan terhadap 2.000 warga di Gunungkidul. (OL-3)
Jika Anda memiliki rencana untuk menikmati buka puasa di Yogyakarta, Novotel & ibis Yogyakarta International Airport Kulon Progo menjadi pilihan yang sangat menarik dan tak boleh dilewatkan.
Dinkes Kota Yogyakarta mengoptimalkan proses pemulihan kepesertaan Program PBI-JKN yang sempat dinonaktifkan.
SWISS-BELHOTEL Airport Yogyakarta kembali menyelenggarakan kegiatan donor darah bekerja sama dengan PMI Wates, Kulon Progo, untuk memastikan ketersediaan stok darah di wilayah ini.
MULAI pukul 00.00 WIB, Jumat (6/2), KAI Daop 6 Yogyakarta mulai membuka penjualan tiket untuk arus balik atau keberangkatan H+1 Lebaran.
Pemerintah Daerah Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta menargetkan kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, bertransformasi menjadi kawasan pedestrian penuh mulai 2026.
PEREMPUAN berusia 35 tahun asal Serui Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, ini dinobatkan sebagai lulusan tercepat jenjang Pendidikan Dokter Spesialis di Universitas Gadjah Mada (UGM).
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved