Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Pusat melalui Kementerian Desa telah mengalokasikan anggaran Bantuan Langsung Tunai bersumber dari dana desa (DD) bagi 147 desa di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur senilai Rp46 miliar. Namun tidak semua desa bisa mencairkan BLT DD ini karena desa masih proses validasi data. Dari 147 desa, baru dua desa yang sudah siap mencairkan BLT DD ini, yaitu Desa Watu Weti di Kecamatan Tanawawo, dan Desa Maluriwu di Kecamatan Palue.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Sikka, Fitrinita Kristiani mengakui, ada 145 desa belum bisa mencairkan BLT DD karena masih didata agar tidak tumpang tindih dengan data dari pemerintah.
"Kondisi desa saat ini dalam proses validasi data. Para kades tidak berani memberikan data tanpa melalui proses sesuai aturan," kata Fitrinita Kristiani kepada Media Indonesia, Rabu (13/5).
Menurut dia, penerima bantuan dana BLT DD tidak menggunakan data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) tetapi harus melakukan pendataan berbasis RT. Baginya, ketua RT dianggap lebih memahami kondisi masyarakat yang berhak menerima.
"Hasil dari pendataan harus dibahas dalam musyawarah desa. Selanjutnya dilakukan validasi data di tingkat kecamatan. Kalau data ini sudah benar akan ditetapkan dalam Peraturan Kepala Desa (Perkades) dan kirim ke kecamatan," terangnya
Ia mengaku, 145 desa itu belum memasukan data ke Pemdes agar bisa diposting berapa jumlah penerima bantuan. Sebab para kades tidak menginginkan adanya gejolak seperti bantuan sosial tunai dari Kemensos.
"Takutnya ada penerima bantuan ganda. Kita melakukan validasi data penerima BLT DD secara baik untuk mencegah terjadinya pendobelan data penerima. Prinsipnya kita siap menyalurkan bantuan tersebut," imbuhnya.
baca juga: Polres Tasikmalaya Bantu Penyuluh Agama
Sebelumnya Bupati Sikka telah mengeluarkan surat edaran kepada kepala desa, agar melakukan cek ulang apabila desa tersebut sudah menyalurkan bantuan tunai sosial. Tujuannya agar tidak ada penerima ganda dalam program BLT DD ini. (OL-3)
Ketua Pusat Studi Pedesaan dan Kawasan (PSPK) Universitas Gadjah Mada, Arie Sujito mengingatkan pentingnya menjaga otonomi desa yang merupakan buah dari reformasi.
Program pembangunan pedesaan di Jawa Tengah pada 2026 dipastikan terganggu lantaran dana desa yang bakal diterima anjlok dari Rp1 miliar per desa menjadi Rp300 juta-Rp400 juta.
Sistem pengawasan yang berjalan saat ini sudah maksimal dan sudah dilakukan secara berlapis melalui jejaring Kemendagri dan perangkat daerah.
Ia menjelaskan, dana yang mengalir ke desa berasal dari dua sumber, yakni dana desa dari APBN dan alokasi dana desa dari APBD yang porsinya mencapai 10% dari DAU dan DBH.
SEKRETARIS Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah (pemda) untuk mempercepat penegasan batas desa
Seorang kepala desa nonaktif di Brebes, Jawa Tengah, akhirnya ditangkap polisi setelah dua tahun buron.
Sebuah pertikaian keluarga berujung pada tewasnya seorang pria berusia 55 tahun, berinisial MG di Rumah Adat Gendang Palit. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga keponakan.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
PULUHAN siswa Sekolah Dasar Inpres (SDI) di Pilau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), harus menempuh proses belajar di gedung yang rusak parah.
Dunia usaha di Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan optimisme kuat memasuki awal 2026, seiring meningkatnya investasi dan membaiknya aktivitas ekonomi pada akhir 2025.
BMKG tetapkan status SIAGA hujan ekstrem di NTT dan hujan sangat lebat di Jawa pada 19 Januari 2026 akibat Siklon Nokaen dan dua bibit siklon.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved