Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
WALI Kota Padang, Sumatra Barat, merotasi 33 pejabat di tengah kegiatan melawan pandemi virus korona (covid-19).
Dalam pelantikan pejabat eselon II, III, dan IV, Selasa (12/5), turut dihadiri Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa, Sekda Amasrul, para Asisten dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemko Padang.
Pelantikan dilakukan dalam dua sesi. Sesi pertama 12 pejabat yang terdiri dari 5 pejabat eselon II dan tujuh eselon III dan IV.
Baca juga: Pandemi Korona, Ulama Pamekasan Minta Warga Jaga Kerukunan
Beberapa jam setelah itu, pelantikan dilakukan terhadap 21 pejabat eselon IV yang mengisi jabatan lurah serta Kepala Seksi, Sub Bagian/Bidang dan Kepala UPTD.
Nama-nama pejabat yang dilantik mengisi jabatan eselon dua, di antaranya adalah, Andree Algamar sebelumnya menjabat Kepala Bidang Destinasi, Usaha, dan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) dipromosi menjabat Kepala Dinas Perdagangan.
Baca juga: Ditolak di RSUD Ende, Pasien Korona Dirawat di RSD yang Terbakar
Andre menggantikan pejabat lama Endrizal yang hijrah menempati jabatan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Padang yang sebelumnya dijabat Hermen Peri. Dan Hermen Peri kini menjabat Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan.
Kemudian Kabag Umum Budi Payan promosi menjabat Kepala BPKAD. Tri Hadyanto sebelumnya Inspektur Pembantu Wilayah III Inspektorat sekarang menjabat Kepala DPRKPP.
Mahyeldi mengatakan, meski di tengah pandemi covid-19 pelantikan tetap dilakukan dalam dua sesi dan tetap menerapkan sosial distancing.
"Hal ini untuk menghindari terjadinya keramaian sesuai aturan yang ada pada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang sedang diberlakukan hingga 29 Mei," ucap Mahyeldi
Dia menegasskan, pandemi covid-19 jangan sampai mengalahkan kinerja para aparatur sipil negara (ASN). Justru, harapnya, menjadi pelajaran tambahan bahwa kinerja seorang ASN harus tetap terjaga dalam kondisi apapun. (X-15)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Presiden Joko Widodo mengaku bingung dengan banyaknya istilah dalam penangan covid-19, seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar hingga Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
Demi membantu UMKM untuk bangkit kembali, influencer Bernard Huang membuat gerakan yang diberi nama PSBB atau Peduli Sesama Bareng Bernard dii Kota Batam.
Kebijakan itu juga harus disertai penegakan hukum yang tidak tebang pilih, penindakan tegas kepada para penyebar hoaks, dan jaminan sosial bagi warga terdampak.
Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 20.155 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 6.934 positif dan 13.221 negatif.
Untuk menertibkan masyarakat, tidak cukup hanya dengan imbauan. Namun harus dibarengi juga dengan kebijakan yang tegas dalam membatasi kegiatan dan pergerakan masyarakat di lapangan.
Epidemiolog UI dr.Iwan Ariawan,MSPH, mengungkapkan, untuk menurunkan kasus Covid-19 di Indonesia, sebenarnya dibutuhkan PSBB seperti tahun 2020 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved