Sabtu 09 Mei 2020, 16:47 WIB

PSBB di Sulsel, Gubernur Jamin Toko Tetap Boleh Buka

Lina Herlina | Nusantara
PSBB di Sulsel, Gubernur Jamin Toko Tetap Boleh Buka

Antara
Pembeli berbelanja dengan sekat tirai pelindung plastik di Pasar Kaget Borong Indah, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (9/5).

 

GUBERNUR Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah meminta toko dan pelaku usaha ritel tetap buka di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perdagangan Sulsel, Indrajaya Saputra  menjelaskan, rantai perdagangan harus tetap terjaga di tengah pandemi virus korona atau covid-19.

"Setiap toko itu punya perlakuan berbeda terhadap karyawannya. Ada yang digaji per hari, per minggu, ada juga per bulan. Kalau tokonya tutup, bagaimana nasib mereka. Tentu toko harus tetap beroperasi, dengan catatan ada SOP yang harus dipatuhi," jelas Indrajaya, Sabtu (9/5).

Gubernur juga menerbitkan surat agar warga berbelanja di warung tetangga, untuk menghidupkan perekonomian di tengah pandemi covid-19. "Sekali lagi saya tegaskan, Pak Gubernur ini berpikir secara luas. Berbicara mengenai ekonomi secara general," tegas Indrajaya.

Baca juga: Ditawari Alat Kesehatan Mahal, Ganjar: Minggat Kamu

Sebelum perpanjangan PSBB Kota Makassar, Gubernur Sulsel sempat mengomentari upaya penutupan sejumlah toko besar yang tidak menjual kebutuhan pokok oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Makassar. Kala itu Satpol PP melakukan upaya paksa, sesuai dengan aturan dalam Peraturan Wali Kota Makassar Nomor 22 tahun 2020 tentang PSBB.

Selama 14 hari PSBB pertama Kota Makassar memang melakukan tindakan tegas untuk membubarkan semua warga dan toko yang masih buka.

"Tidak akan ada lagi semprot-semprot orang. Kita turun lakukan pendekatan persuasif. Jangan ada intip toko orang, kalau ada karyawan di dalam tidak apa yang penting jaga jarak dan pakai masker. Kita selamatkan usaha yang mau bangkrut," kata Nurdin.

Baca juga: Peserta BPJS di Bandung Ungkap Kutipan Biaya Laboratorium oleh RS

Kepala Bidang Humas, Informasi, dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Sulsel, Erwin Werianto, menekankan, kebijakan itu bukan mengistimewakan sektor usaha tertentu, tetapi kepada seluruh toko besar yang mempunyai karyawan banyak, termasuk warung kecil milik masyarakat.

"Toko diperbolehkan tetap buka dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan yang ditetapkan. Hal ini bertujuan agar perekonomian masyarakat tetap berjalan dan pengangguran tidak lagi bertambah akibat dari pandemi yang kita hadapi saat ini," tutupnya. (X-15)

Baca Juga

MI/Ruta Suryana

Edukasi Pengelolaan Sampah di Denpasar Sasar Siswa SD

👤Ruta Suryana 🕔Kamis 08 Desember 2022, 13:50 WIB
EDUKASI pengelolaan sampah berbasis sumber di Kota Denpasar kini sudah menyasar anak-anak...
Ist

BEAM Rapid Response Rangers Dukung Tertib Parkir di Kota Bogor

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 08 Desember 2022, 13:49 WIB
BEAM Mobility telah beroperasi di negara seperti Australia, Selandia Baru, Korea Selatan,Turki, Thailand, Malaysia, dan siap beroperasi di...
MI/Benny Bastiandy

Semua Berawal dari Cita-cita Ingin jadi Guru

👤Benny Bastiandy 🕔Kamis 08 Desember 2022, 13:10 WIB
PEKERJAAN sebagai penerjemah bahasa isyarat terbilang cukup langka. Apalagi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang notabene mungkin belum...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya