Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH ruas jalan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) sebelumnya sepi akibat pandemi atau wabah korona (covid-19). Hari ini, Jumat (8/5) kembali ramai lalu lalang kendaraan roda dua dan empat.
Keramaian terlihat antara lain di Jalan WJ Lalamentik, Jalan Ir Soekarno, dan Jalan Cak Doko, dan Jalan Jenderal Sudirman. Namun, hampir seluruh pengemudi kendaraan dan warga yang melintas di jalan mengenakan masker.
Kondisi itu sangat disayangkan karena berpotensi mempercepat penyebaran virus korona. Saat ini, sebanyak 11 pasien positif korona menjalani perawatan di rumah sakit, terdiri dari delapan orang dirawat di Kota Kupang, dua orang di Manggarai Barat, dan satu orang di Flores Timur.
"Perlu diingat bahwa saat ini NTT zona merah covid-19, masih ratusan orang pernah kontak dengan pasien positif korona, dan ini menyimpan bom waktu," tandas Juru Bicara Pemprov NTT untuk Penanganan Virus Korona, Marius Jelamu kepada Media Indonesia.
Karena itu, Marius minta seluruh masyarakat di Kota Kupang dan kota-kota lainya di NTT taat kepada protokol kesehatan. Seperti, tetap menjaga jarak aman, tidak berkerumun, dan tetap berada di rumah. Kalau keluar rumah mengenakan masker dan selalu menjaga kebersihan. Masyarakat harus mengontrol kesehatanya dengan baik agar mencegah penyebaran virus korona. "Saya minta mayarakat jangan cuek," ujarnya.
Menurutnya, ratusan warga yang pernah kontak dengan pasien positif korona, sudah menjalani rapid test dan juga pengambilan swab. Karena itu, potensi penularan virus korona masih ada. Apalagi belasan pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) juga masih menjalani perawatan di rumah sakit.
"Kita harus berlajar dari Italia, penyebaran virus korona tidak dapat dikendalikan karena salah satunya warga tidak taat dengan himbauan pemerintah," tambah Marius.
Adapun 46 swab yang diperiksa di Laboratorium Biologi Molekuler Rumah Sakit WZ Johannes Kupang akan diumumkan pada Sabtu (9/5). (OL-13)
Baca Juga: Jakarta Pertimbangkan Perpanjang PSBB ke Tahap III
Baca Juga: Di Tengah Kekhawatiran Krisis Pangan, Pandeglang Panen Raya
IA sampai pada ujung hidupnya. Tapi narasi kepergiannya tak berujung. Ia pergi dalam sunyi. Pamit dalam diam. Diam dan sunyi itu menjadi saksi terakhir ziarah hidupnya.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta lembaga terkait memberikan pendampingan psikososial untuk saudara dan keluarga anak korban bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved