Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
DIBANDINGKAN tahun sebelumnya, konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG Pertamina di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta pada 2020 jauh lebih rendah dibanding dengan tahun sebelumnya, 2019.
Menurut Pjs. General Manager Pertamina MOR IV, Teuku Johan Miftah, melalui rilis tertulisnya, Selasa (5/5) menyebutkan, pada 2019, realisasi penyaluran BBM jenis gasoline (Premium, Pertalite dan Pertamax Series) saat Ramadan dan Idul Fitri meningkat 10% dari rataan harian normal 1.800 Kiloliter menjadi 2.000 KL.
"Namun, pada tahun 2020 ini perkiraan rataan harian saat Ramadan dan Idulfitri untuk BBM jenis gasoline hanya berkisar di angka 1.200 KL atau turun hampir 40% jika dibandingkan tahun 2019," katanya.
Ia menambahkan, untuk BBM jenis gasoil (Solar dan Dex Series) juga mengalami penurunan dari tahun lalu yaitu pada tahun 2019 rata-rata di bulan Ramadan konsumsi berkisar di angka 360 KL per hari namun di tahun ini berkisar di angka 220 KL atau turun 39%.
Terlebih lagi, katanya, adanya larangan mudik karena situasi pandemi covid-19 dan peralihan penerbangan, membuat penyaluran bahan bakar pesawat Pertamina yaitu avtur di bandara Adisutjipto juga menurun.
Pemindahan penerbangan dari Bandara Adisutjipto ke Yogyakarta International Airport (YIA) membuat konsumsi avtur di Bandara Adisutjipto menurun 90% dari 200 KL per hari menjadi 20 KL per hari.Sementara di YIA naik dari 50 KL menjadi 70 KL per hari.
Namun, secara total keseluruhan penyaluran avtur di kedua bandara tersebut saat Ramadan Idulfitri diperkirakan menurun sekitar 60%dari bulan-bulan sebelumnya yaitu dari rata-rata harian 250 KL di bulan Januari 2020 menjadi 100 KL di bulan Mei.
Baca juga: Ringankan Konsumen, Pertamina Beri Cashback dan Takjil
Sementara untuk LPG untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, kata Johan, Pertamina memprediksi terjadi peningkatan konsumsi sebesar 4% selama Ramadan dan menjelang hari raya Idulfitri nanti.
"Rata-rata harian normal penyaluran LPG saat ini di angka 420 MT (Metric Ton) dan akan naik menjadi 437 MT. Jumlah tersebut tidak berbeda jauh dari Ramadan dan Idulfitri tahun 2019 yang berkisar di angka 440 MT per hari," tambah Johan.
Untuk wilayah DIY, Pertamina memiliki lebih dari 6.000 ribu pangkalan LPG PSO dan outlet Non PSO. Sebagai upaya antisipasi jika terjadi lonjakan maka Pertamina telah menyiagakan pangkalan PSO dan outlet non PSO tersebut untuk melayani kebutuhan LPG masyarakat.
Revisi Aturan Promo Cashback
Sementara melihat besarnya animo masyarakat untuk mendapatkan Ramadan Cashback 30% #BerkahDiRumah MyPertamina untuk pembelian Pertamax Series (Pertamax, Pertamax Turbo) dan DEX Series (Pertamina DEX, Dexlite) di SPBU Pertamina dengan transaksi secara non-tunai menggunakan LinkAja dari aplikasi My Pertamina, PT Pertamina (Persero) merevisi aturan pemberian cashback.
Johan mengungkapkan, jika sebelumnya untuk 2.000 konsumen per hari/transaksi menjadi tidak dibatasi.
"Kami sangat mengapresiasi para pelanggan setia yang telah menggunakan produk BBM dan LPG Pertamina sehingga program promo ini tidak lagi kami batasi peruntukkannya," katanya.
Ia menambahkan, di bulan Ramadan ini Pertamina memberikan berbagai promo dan program sebagai bentuk apresiasi sekaligus memudahkan konsumen untuk mendapatkan produk Pertamina.
"Kami memiliki program promo cashback untuk ojol dan angkot sebesar 50%," jelasnya. (A-2)
Bahkan sempat direviu Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang menyatakan prosedur penunjukan sesuai pedoman pengadaan Pertamina.
Hukum seharusnya berfungsi sebagai tools of justice, alat untuk menegakkan keadilan, bukan berubah menjadi tools of politics demi memperoleh dukungan masyarakat.
WAKIL Menteri ESDM periode 2016-2019 Arcandra Tahar mengatakan, Indonesia tetap memerlukan impor kilang dan BBM pada 2018, karena produksi dalam negeri belum mencukupi kebutuhan kilang.
Untuk itu Imron meminta Pertamina agar terus meningkatkan kinerja, melalui lifting yang terus meningkat diharapkan bisa mendukung upaya ketahanan energi nasional.
Di Provinsi Aceh, dari total 156 SPBU, sebanyak 151 SPBU atau sekitar 97% telah kembali beroperasi.
Anggapan bahwa mengisi bensin di siang hari mendapatkan volume lebih sedikit ketimbang di malam hari memang memiliki landasan ilmiah, namun dampaknya tidaklah signifikan.
HARGA pangan di Yogyakarta di momen awal puasa Ramadan 2026 menunjukkan kenaikan signifikan. Dari hasil pemantauan, beberapa harga komoditas masih tinggi dan membuat warga khawatir.
Nikmati Ramadan di Kotta GO Yogyakarta dengan promo 40 Hours Stay dan paket buka puasa Iftar Nusantara di Piyama Cafe. Hotel & Resto #1 di TripAdvisor!
BHR DIY sebut hilal awal Ramadan 1447 H di Yogyakarta mustahil terlihat Selasa (17/2) karena posisi minus 1,5 derajat di bawah ufuk. Cek hasil lengkapnya.
Musim hujan sering kali dianggap sebagai penghalang bagi sebagian orang untuk berlibur. Namun, data terbaru dari platform perjalanan digital Agoda pada Februari 2026
Jika Anda memiliki rencana untuk menikmati buka puasa di Yogyakarta, Novotel & ibis Yogyakarta International Airport Kulon Progo menjadi pilihan yang sangat menarik dan tak boleh dilewatkan.
Dinkes Kota Yogyakarta mengoptimalkan proses pemulihan kepesertaan Program PBI-JKN yang sempat dinonaktifkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved