Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG Aman di Wilayah Bencana Sumatra

Naufal Zuhdi
10/1/2026 09:09
Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG Aman di Wilayah Bencana Sumatra
Ilustrasi(Dok Istimewa)

PT Pertamina (Persero) memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) di wilayah bencana Sumatra tetap dalam kondisi aman meski sejumlah daerah terdampak bencana alam dan mengalami gangguan akses distribusi.

Corporate Secretary PT Pertamina, Arya Dwi Paramita, menyampaikan bahwa sejak hari pertama bencana, Pertamina langsung melakukan langkah-langkah pengamanan distribusi energi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

“Stok BBM dan LPG dalam posisi aman. Tantangan utama yang kami hadapi adalah akses distribusi yang sempat terganggu, namun kami telah menyiapkan pola distribusi alternatif dan emergency,” ucap Arya di acara Update Penanganan Pascabencana di Sumatra, Jumat (9/1).

Di Provinsi Aceh, dari total 156 SPBU, sebanyak 151 SPBU atau sekitar 97% telah kembali beroperasi. Sementara di Sumatra Utara dan Sumatra Barat, Arya menyebutkan bahwa operasional SPBU dan lembaga penyalur LPG telah 100% pulih. Pertamina, sambung dia, juga memastikan seluruh terminal BBM dan fasilitas pengisian LPG di wilayah tersebut tetap berfungsi sebagai penopang distribusi.

Untuk menjaga kelancaran pasokan, Arya menyampaikan bahwa Pertamina menerapkan tiga skema distribusi, yakni reguler, alternatif, dan emergency. Distribusi dilakukan melalui jalur darat, laut, hingga udara, terutama ke wilayah yang masih terisolasi akibat longsor dan kerusakan infrastruktur.

“Dalam kondisi akses darat terbatas, kami menyalurkan BBM dan LPG menggunakan pesawat dan helikopter, termasuk dengan metode sling load untuk tabung LPG,” jelas Arya.

Pertamina juga melakukan penguatan armada mobil tangki, termasuk penggunaan mobil tangki berkapasitas lebih kecil agar dapat menjangkau wilayah dengan kondisi jalan terbatas. Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi energi tetap berjalan tanpa hambatan berarti. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik