Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Pertamina Maksimalkan Distribusi BBM ke Aceh

Budi Ernanto
18/12/2025 23:04
Pertamina Maksimalkan Distribusi BBM ke Aceh
Logo Pertamina.(AFP/YASUYOSHI CHIBA)

PERTAMINA Patra Niaga terus mengintensifkan penyaluran bahan bakar minyak dan elpiji ke Provinsi Aceh meskipun akses darat di wilayah tersebut masih terganggu akibat bencana alam.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Fahrouqi di Banda Aceh, Kamis (18/12), menyampaikan bahwa perusahaan memanfaatkan berbagai moda transportasi agar distribusi energi tetap berjalan dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.

"Kami terus berupaya memaksimalkan distribusi guna memastikan BBM dan elpiji tersampaikan kepada masyarakat Aceh. Ketersediaan BBM dan elpiji menjadi prioritas kami agar ada rasa aman di masyarakat," katanya.

Menurut Fahrouqi, hambatan utama penyaluran BBM dan elpiji ke Aceh berasal dari jalur darat yang rusak akibat jembatan putus dan longsor, serta terbatasnya pergerakan armada dan personel yang juga terdampak bencana.

Meski menghadapi kendala tersebut, Fahrouqi memastikan stok energi di Aceh masih dalam kondisi aman. Saat ini, persediaan pertalite dan pertamax tercatat sekitar 844 ribu liter, solar 633 ribu liter, serta elpiji mencapai 319 metrik ton.

"Persediaan ini kami pantau terus dan diperkuat setiap hari melalui suplai lewat jalur alternatif, baik darat, laut, dan udara," kata Fahrouqi.

Ia menjelaskan, distribusi BBM juga dilakukan ke wilayah tengah Aceh yang sempat terisolasi dengan memanfaatkan pesawat udara guna mendukung proses pemulihan pascabencana. Total BBM yang telah disalurkan mencapai 22 ribu liter, terdiri dari 14 ribu liter biosolar dan 8.000 liter pertalite.

"Kami juga menyalurkan 3.500 liter BBM untuk kebutuhan masyarakat. Distribusi ke wilayah tengah Provinsi Aceh ini masih terkendala akses karena jalur darat belum sepenuhnya terhubung," katanya.

Selain itu, Pertamina Patra Niaga turut mendukung pelaksanaan operasi pasar elpiji di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar dengan menyalurkan 20.700 tabung elpiji tiga kilogram.

Operasi pasar tersebut bertujuan untuk memperluas jangkauan dan pemerataan distribusi elpiji, sekaligus mencegah praktik spekulasi di tengah meningkatnya permintaan masyarakat terdampak bencana.

"Untuk pasokan ke Banda Aceh ini, kami menggunakan tiga kapal roro mengangkut truk tangki elpiji. Hingga saat ini, sebanyak 22 truk tangki dengan total 370 ton elpiji dibawa melalui jalur laut ke Banda Aceh," kata Fahrouqi. (Ant/I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya