Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus mengupayakan penyaluran BBM dan LPG ke wilayah Banda Aceh. Untuk mengatasi tantangan distribusi di wilayah Pidie Jaya, Bireun, dan sekitarnya, pasokan BBM dialihkan dari dari Terminal BBM Krueng Raya.
Sementara pasokan LPG dari Integrated Terminal Lhokseumauwe didisitribusikan menggunakan jalur laut. Pada Sabtu (6/12), Kapal Wira Loewisa mendarat di Pelabuhan Ulee Lheue, setelah melalui perjalanan sekitar 10 jam dari Lhokseumauwe.
Kapal membawa 9 unit Truk Tangki LPG (Skid Tank) yang dikirim dari Integrated Terminal Lhokseumauwe, serta tambahan 5 mobil tangki BBM untuk mendukung armada pendistribusian di Terminal Krueng Raya.
"Kami menerapkan strategi emergency untuk percepatan distribusi, dengan menggunakan berbagai moda transportasi agar energi bisa diterima dengan cepat," papar Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Fahrougi Andriani Sumampouw dalam keteragannya, Minggu (7/12).
"Total LPG yang kami pasok ke Banda Aceh melalui kapal Wira Loewisa sebanyak 9 Skid Tank kapasitas 15 Ton dan 5 Mobil Tangki untuk memperkuat pendistribusian BBM di Terminal BBM Krueng Raya," imbuhnya.
Guna mendukung kelancaran distribusi BBM dan LPG, lanjutnya, Pertamina terus berkoordinasi dengan berbagai pihak baik pemda, BPBD, Kementerian PU, dan TNI-POLRI. Tujuannya untuk melakukan pembukaan jalur di titik kritis agar jalan dapat dilalui kembali dan mempercepat pasokan ke lokasi terdampak bencana.
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal turut mengawal kedatangan mobil tangki LPG dan BBM, didampingi Misbah Bukhori Sales Area Manager Retail Aceh.
"Insya Allah BBM aman di Krueng Raya. LPG sampai hari ini pendistribusiannya untuk Banda Aceh, Aceh Jaya, Aceh Besar, Pidie, dan Pidie Jaya. Saya harap bisa memenuhi kebutuhan untuk masyarakat dan beberapa lembaga yang membantu pemulihan di Aceh," kata Illiza. (Ifa/E-1)
MEMASUKI bulan keempat masa pemulihan pascabanjir bandang yang melanda wilayah Aceh pada November 2025 lalu, bantuan pangan bernutrisi terus mengalir bagi warga terdampak.
FAKULTAS Teknik Universitas Indonesia (FTUI) bersama Ikatan Alumni (ILUNI) FTUI memulai langkah nyata dalam pemulihan pascabencana di Aceh Tengah, Aceh.
Ia menjelaskan bahwa program revitalisasi sekolah terdampak bencana dijalankan dengan skema swakelola berbasis gotong royong.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meresmikan Program Kita Jaga Usaha (KJU) Tahap I sebagai upaya pemulihan ekonomi bagi pelaku usaha mikro yang terdampak bencana Sumatra.
Peran aktif prajurit TNI dalam membantu masyarakat dearah adalah wujud pengabdian Dan kecintaan TNI terhadap Rakyat dan Bangsa Indonesia.
WARGA korban banjir di kawasan Provinsi Aceh hingga kini masih harus menjalani hari-hari yang berat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved