Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
MASJID Agung Tasikmalaya, Jawa Barat, telah menggelar salat Jumat untuk umum. Selama dua pekan sebelumnya, salat Jumat dibatasi untuk karyawan dan warga sekitar masjid.
Warga memadati Masjid Agung Tasikmalaya, Jumat (1/5), hingga ke lantai 2 dan teras masjid. Jemaah menggunakan masker saat salat tetap menjaga jarak atau physical distancing. Mereka juga membawa sajadah masing-masing.
Salah seorang jamaah, Bayu Adji, 28, mengaku sengaja datang untuk melaksanakan salat Jumat di Masjid Agung Tasikmalaya agar lebih khusyuk dibadingkan salat zuhur di rumah.
"Dibukanya Masjid Agung Tasikmalaya untuk salat Jumat membuat masyarakat tenang. Karena, pembatasan semua kegiatan di masjid membuat masyarakat khawatir. Yang penting, kegiatan ibadah sesuai dengan protokol kesehatan jadi tidak takut lagi," katanya, Jumat (1/5).
Baca juga: ABK KM Dorolonda dan Santri dari Tasikmalaya Positif Korona
Ketua Harian Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Tasikmalaya yang juga Sekretaris MUI Kota Tasikmalaya KH Aminudin Bustomi mengatakan, salat Jumat di masjid itu memang kembali normal setelah dua pekan dibatasi bagi masyarakat.
"Masyarakat sudah semakin sadar terutama menggunakan masker hingga menerapkan physical distancing. DKM juga tidak serta-merta membuka kembali ibadah salat Jumat tanpa persiapan dan selama ini semua telah melengkapi tempat wudu dengan hand soap dan hand sanitizer. Jemaah yang masuk juga harus melalui bilik penyemprotan antiseptik termasuk pembagian masker bagi jemaah yang tak memakainya," ujarnya.
Baca juga: Langgar PSBB, Peserta Pesta di Room Karaoke di Pekanbaru Divonis
Selain itu, lanjut dia, DKM juga memberikan tanda agar jarak antarjemaah tidak terlalu rapat.
"Kami meminta umat jangan meninggalkan tempat ibadah. Contohnya di Aceh tidak pernah ada pembatasan untuk ibadah dan pasien positifnya sedikit. Semua umat harus yakin terdapat kekuatan besar Allah yang mengatur semua ini. Jika tempat ibadah ditinggalkan, khawatir pandemi covid-19 justru tidak bisa selesai," paparnya. (X-15)
Dishub Jawa Barat pasang 14.000 lampu jalan dengan teknologi LCU jelang mudik Lebaran 2026. Tim URC siap pantau APJ untuk keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
BMKG peringatkan potensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang di Jawa Barat pada 4-10 Maret 2026. Waspada bencana hidrometeorologi di wilayah Jabar.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan tidak ada kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk tahun 2026
SEBANYAK 60 Posko Piket Lebaran 2026 yang tersebar di sejumlah wilayah di Jawa Barat. Posko itu bisa dijadikan tempat beristirahat, minum atau menggunakan toilet selama mudik lebaran 2026.
Tim yang telah dibentuk sejak 11 November 2025 ini dijadwalkan bertugas hingga 13 Januari 2026
Asep menekankan bahwa pencapaian target PAD tidak bisa dilakukan oleh Bapenda sendirian.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved