Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
Ombudsman Perwakilan Sumatra Barat (Sumbar) meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar memastikan percepatan pendataan dan sistem distribusi bantuan dalam penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dimulai pada Rabu (22/4).
Kepala Keasistenan Bidang Pencegahan Ombudsman Perwakilan Sumbar, Adel Wahidi menegaskan penting menjadi perhatian bahwa bantuan sosial tidak untuk dipolitisasi oleh pihak mana pun.
"Lalu, jangan ada masyarakat kelaparan saat penerapan PSBB dan Ombudsman bakal mengawasi pelaksanaan PSBB," ujar Adel, Senin (20/4).
Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk aktif menyampaikan pengaduan atas pelaksanaan PSBB tersebut ke Ombudsman. Bisa disampaikan menghubungi call center di nomor 08119553737, facebook atau instagram
"Pemprov Sumbar mesti segera menyiapkan logistik jaringan pengamanan sosial untuk masyarakat terdampak Pembatasan Sosial Berskala Besar," imbuh Adel.
Ombudsman Perwakilan Sumbar juga meminta Pemprov Sumbar melibatkan pengurus masjid/musala mensosialisasikan PSBB.
"Sosialisasi dimaksud mesti sampai pada level paling bawah, dan menggunakan semua platform media komunikasi," kata Adel.
Menurutnya, jika sosialisasi melibatkan pengurus masjid/musala tersebut maka sosialisasi akan sampai ke masyarakat. "Apalagi penyampaiannya oleh pengurus masjid/musala mengandung edukasi," ujar Adel.
Tak hanya itu, pengurus RT dan RW pun juga harus dilibatkan supaya masyarakat supaya lebih paham tujuan dari PSBB tersebut.
Dikatakannya, Ombudsman Sumbar mendorong pemerintah untuk menyiapkan berbagai protokol yang akan berhubungan dengan masyarakat.
"Karena pendekatan yang humanis dengan kemampuan komunikasi menjadi hal penting. Bila harus ada sanksi, tentu harus menerapkan prinsip penghargaan pada kemanusiaan individu," pungkasnya. (OL-14)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Presiden Joko Widodo mengaku bingung dengan banyaknya istilah dalam penangan covid-19, seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar hingga Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
Demi membantu UMKM untuk bangkit kembali, influencer Bernard Huang membuat gerakan yang diberi nama PSBB atau Peduli Sesama Bareng Bernard dii Kota Batam.
Kebijakan itu juga harus disertai penegakan hukum yang tidak tebang pilih, penindakan tegas kepada para penyebar hoaks, dan jaminan sosial bagi warga terdampak.
Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 20.155 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 6.934 positif dan 13.221 negatif.
Untuk menertibkan masyarakat, tidak cukup hanya dengan imbauan. Namun harus dibarengi juga dengan kebijakan yang tegas dalam membatasi kegiatan dan pergerakan masyarakat di lapangan.
Epidemiolog UI dr.Iwan Ariawan,MSPH, mengungkapkan, untuk menurunkan kasus Covid-19 di Indonesia, sebenarnya dibutuhkan PSBB seperti tahun 2020 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved