Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
Sumbar Terapkan PSBB pada 22 April
PROVINSI Sumatra Barat (Sumbar) akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada 22 April setelah mendapat persetujuan dari Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto.
Tiga hari ke depan, pihak Pemprov Sumbar terlebih dahulu akan menyosialisasikannya.
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, untuk tahap awal PSBB akan diterapkan selama dua minggu, terhitung per 22 April. Setelah itu, sambungnya, akan dievaluasi untuk diambil keputusan apakah akan diperpanjang atau tidak.
"Direncanakan Rabu (22/4) kita sudah mulai terapkan PSBB Provinsi Sumbar untuk dua minggu," ujar Irwan, Sabtu (18/4).
Baca juga: Tabrakan Truk di Cianjur-Sukabumi Tewaskan Sopir dan Warga
Irwan mengatakan, mulai hari ini sosialisasi PSBB di Provinsi Sumbar dilakukan melalui media sosial (medsos), media massa, dan juga billboard di seluruh Sumbar termasuk daerah perbatasan.
"Untuk regulasi, Insyaallah saya tanda tangani semua hari ini. Saya akan menyurati semua yang terkait seperti hotel, restoran melalui asosiasinya, kemudian mall, tempat perbelanjaan, angkutan umum lewat organda kita surati," tukasnya.
Baca juga: Guru Besar Unpad Terpilih Rektor Perempuan Pertama di Unsika
Keputusan PSBB di Sumbar ditetapkan Menkes pada Jumat (17/4) melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/260/2020.
Dasar pengajuan PSBB oleh Pemerintah Provinsi Sumatra Barat, salah satunya karena terjadi peningkatan dan penyebaran kasus virus korona atau covid-19 yang signifikan.
Sumbar memperkirakan kebutuhan anggaran untuk PSBB sebesar Rp1,4 triliun.
Hingga Sabtu (18/4) siang, sebanyak 71 orang warga Sumbar dinyatakan positif covid-19, di mana 7 orang meninggal dunia. (X-15)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Presiden Joko Widodo mengaku bingung dengan banyaknya istilah dalam penangan covid-19, seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar hingga Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
Demi membantu UMKM untuk bangkit kembali, influencer Bernard Huang membuat gerakan yang diberi nama PSBB atau Peduli Sesama Bareng Bernard dii Kota Batam.
Kebijakan itu juga harus disertai penegakan hukum yang tidak tebang pilih, penindakan tegas kepada para penyebar hoaks, dan jaminan sosial bagi warga terdampak.
Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 20.155 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 6.934 positif dan 13.221 negatif.
Untuk menertibkan masyarakat, tidak cukup hanya dengan imbauan. Namun harus dibarengi juga dengan kebijakan yang tegas dalam membatasi kegiatan dan pergerakan masyarakat di lapangan.
Epidemiolog UI dr.Iwan Ariawan,MSPH, mengungkapkan, untuk menurunkan kasus Covid-19 di Indonesia, sebenarnya dibutuhkan PSBB seperti tahun 2020 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved